Atap Beton Masjid di Sumenep Roboh Akibat Cuaca Ekstrem

Jumat, 8 Maret 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap Masjid Baitul Falah di Desa Payudan Daleman, Guluk-Guluk, Sumenep yang roboh akibat cuaca ekstrem dan hujan lebat (lensamadura.com/istimewa)

Kondisi atap Masjid Baitul Falah di Desa Payudan Daleman, Guluk-Guluk, Sumenep yang roboh akibat cuaca ekstrem dan hujan lebat (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Atap beton Masjid Baitul Falah di Dusun Artakoh, Payudan Daleman, Guluk-Guluk, Sumenep roboh akibat cuaca ekstrem. Perisitiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Kamis, 7 Maret 2024.

“Penyebab ambruknya atap depan masjid tersebut diakibatkan cuaca ekstrem karena hujan lebat tadi semalam,” kata seorang pria dalam sebuah rekaman video diberdurasi 1 menit 44 detik.

Baca Juga :  Berkunjung Ke Petani Dipasongsongan, Dirjen Hortikultura Dukung Pembangunan Embung

Pria dalam video itu mengatakan, konstruksi bangunan masjid tersebut memang sangat tidak layak untuk ditempati dan butuh direnovasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang kondisi masjidnya sangat tidak layak dan butuh untuk direnovasi atau direhab,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Desa (Sekdes) Payudan Daleman Heri membenarkan kejadian nahas di wilayah itu.

Baca Juga :  Dapat WTP 14 kali, DPD RI Cetak Cekor Temuan Paling Sedikit

“Ya benar, kejadiannya kemarin malam pada jam 2 dini hari, akibat guyuran hujan dan angin kencang,” kata Heri dalam keterangan yang diterima Lensa Madura, Jumat, 8 Maret 2024.

Dia pun menuturkan, akibat runtuhnya atap masjid itu kerugian diperkirakan mencapai 50 juta. Untuk itu, pemdes setempat berupaya mengambil langkah-langkah solutif ihwal kejadian tersebut dengan melaporkan ke pihak berwenang.

Baca Juga :  Lions Club Surabaya Mahardika Resmikan Pemasangan Saluran PDAM di Panti Asuhan Dorkas Sidoarjo

“Pemdes sudah mengambil langkah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten melalui kasi kesra kecamatan,” jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui sekretaris BPBD Abdul Kadir mengatakan, akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Nanti akan ditindaklanjuti bersama tim,” katanya, singkat. (sn/red)

Editor : Rifqi

Sumber Berita : SerikatNews

Berita Terkait

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri
Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini
Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim
Di Hadapan Menhub, Kepala KSOP Kalianget Laporkan Mudik Jalur Laut Lancar tanpa Penumpukan Penumpang
Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim
PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029
Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep
Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 11:52 WIB

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selasa, 9 April 2024 - 21:48 WIB

Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini

Selasa, 9 April 2024 - 17:57 WIB

Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 22:52 WIB

Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 19:37 WIB

PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029

Minggu, 7 April 2024 - 18:00 WIB

Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 19:28 WIB

Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 13:34 WIB

Mudik Gratis Program Dirjen Hubla Tujuan Kalianget-Kangean Sumenep Disambut Antusias, Berikut Jadwal Arus Baliknya

Berita Terbaru