Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Sumenep Dukung Pemerintah Cabut PPKM

Rabu, 9 Maret 2022 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lensa Madura – Para alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni (AQIU), Terate Sumenep mendukung wacana pencabutan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

A. Listariadi, salah satu alumni Ponpes Aqidah Usymuni mengharap pemerintah mencabut PPKM.

“Mengingat Covid-19 sudah mulai terkendali di Indonesia. Sehingga masyarakat lebih tenang saat jalankan ibadah puasa Ramadlan,” katanya.

Salah satu tokoh agama sekaligus Alumni Aqidah Usymuni di Kecamatan Batang-Batang ini menjelaskan, penularan Covid-19 varian omicron semakin hari semakin menurun terbukti tingkat kesembuhan yang tinggi.

“Maka dari itu, Pemerintah segera mencabut status PPKM di Indonesia,” terang mantan Ketua MWC NU Batang-Batang itu.

Di beberapa tempat tingkat penularan Covid-19 Varian Omicron ini semakin hari semakin turun. Tingkat kesembuhannya cukup tinggi dan tidak mengkhawatirkan seperti varian delta yang terjadi pada pertengahan tahun lalu.

Baca Juga :  Pemdes Nyamplong Salurkan BLT BBM dan BPNT Kepada 210 KPM

Pihaknya juga menilai bahwa kebijakan pemerintah dalam menangani covid-19 sudah tepat, sehingga lonjakan kasus Covid-19 bisa diatasi dengan cepat dan mudah.

Listariadi menambahkan jika status PPKM dicabut, umat muslim lebih leluasa melakukan ziarah ke makam keluarga selama bulan suci Ramadlan.

“Selain itu juga mereka ingin menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir melanggar aturan PPKM. Di sisi yang lain, kegiatan perekonomian diharapkan dapat bergeliat kembali,” katanya.

Baca Juga :  Terdampak Bencana Banjir, DKPP Sumenep Kurangi Resiko Petani Dengan Jaminan Ini

Meskipun PPKM dicabut, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mematuhi protokol kesehatan agar angka penularan Covid-19 tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, pada hari senin 7 Maret 2022 Tokoh Ulama Sumenep sekaligus pengasuh Ponpes Nurul Huda Talang Saronggi Sumenep, KH. Baidhawi Amier juga berharap agar PPKM segera dicabut. (Ipur/Yan)

Berita Terkait

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024
Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya
Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers
Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol
Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan
Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis
IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028
Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:14 WIB

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:38 WIB

Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:01 WIB

Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:48 WIB

Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:12 WIB

Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:45 WIB

IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028

Senin, 20 Mei 2024 - 20:52 WIB

Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terbaru