BALI, LensaMadura.com – Triv Group mempertemukan sekitar 20 trader terbaik Indonesia dalam Alpha Arena Bali Final, kompetisi trading aset kripto yang menjadi bagian dari Coinfest Asia 2026 di Melasti Beach, Bali.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 dengan total hadiah US$100.000. Ajang ini menjadi puncak dari rangkaian kualifikasi daring yang sebelumnya digelar Triv Group melalui jalur umum dan komunitas pengguna Triv.
Para trader yang lolos kualifikasi kemudian bertanding secara langsung dalam sesi live trading di hadapan pengunjung Coinfest Asia. Kompetisi itu dirancang untuk menguji kemampuan peserta menghadapi pergerakan pasar secara langsung, termasuk dalam mengambil keputusan dan mengelola risiko.
Triv Group membuka jalur kualifikasi bagi trader lokal dan mengawal seluruh rangkaian kompetisi hingga babak final. Perusahaan menyatakan proses tersebut dilakukan dengan mengedepankan aspek keadilan dan transparansi.
Alpha Arena Bali Final menjadi bagian dari Traders Track dalam Coinfest Asia 2026. Festival yang digelar Indonesia Crypto Network (ICN) tersebut tahun ini menghadirkan tiga jalur program utama, yakni Institutional Track, Builders Track, dan Traders Track.
Selain kompetisi trading Triv, Traders Track juga menghadirkan sejumlah agenda seperti Alpha Hunting Masterclass dan Bitcoin Crash Course.
Founder dan CEO Triv Group Gabriel Rey turut hadir sebagai salah satu pembicara dalam Coinfest Asia 2026. Dia membahas perkembangan industri aset digital di Indonesia dan kawasan Asia.
Gabriel mengatakan kompetisi tersebut menunjukkan potensi trader Indonesia untuk bersaing di tingkat regional hingga global.
“Kompetisi ini adalah bukti nyata bahwa komunitas trading di Indonesia punya talenta yang bisa bersaing di level regional, bahkan global,” ujar Gabriel.
Menurut dia, Alpha Arena Bali Final menjadi kesempatan bagi trader Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam kompetisi langsung. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Triv Group meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital.
Dengan hadiah mencapai US$100.000, kompetisi tersebut menjadi salah satu ajang trading kripto dengan nilai hadiah terbesar yang pernah digelar di Indonesia.
Format kompetisi menggunakan kondisi pasar secara langsung. Peserta dituntut mengambil keputusan dalam waktu terbatas dengan tetap mempertimbangkan strategi trading dan manajemen risiko.
Triv Group telah beroperasi sejak 2015. Perusahaan tersebut awalnya bergerak sebagai platform pertukaran aset digital sebelum berkembang menjadi ekosistem kripto yang mencakup sejumlah lini usaha.
Saat ini, Triv Group menaungi sejumlah pilar, antara lain exchange, media, bursa, dan lifestyle melalui Rata Kanan Capital.
Triv Group menyatakan akan terus memperluas ekosistem tersebut dengan fokus pada pengembangan industri kripto di Indonesia, perluasan akses masyarakat, penguatan konektivitas industri, dan pertumbuhan ekosistem aset digital secara berkelanjutan. (*)







