Tembakau Prancak 95 Dikirim ke Pamekasan, DKPP Sumenep Dorong Perluasan Pasar Petani

SUMENEP, LensaMadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai memperluas akses pasar bagi tembakau varietas lokal Prancak 95.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep memberangkatkan hasil produksi petani untuk dipasarkan kepada mitra PT Jarum di Kabupaten Pamekasan, Madura.

Dirgahayu RI ke-81

Pengiriman tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan penyerapan tembakau lokal sekaligus membuka jaringan pemasaran bagi hasil produksi petani Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut, unsur Asosiasi Himpunan Tembakau Indonesia turut terlibat. Kehadiran organisasi pertembakauan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas tembakau di Madura.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan perluasan pasar diharapkan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“Semoga dengan adanya penjualan tembakau Prancak 95 ini, petani tembakau semakin sejahtera dan varietas tembakau Prancak 95 bisa lebih berguna bagi para petani tembakau,” ujar Chainur Rasyid, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurut dia, Prancak 95 merupakan salah satu varietas lokal yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Karena itu, peningkatan produksi perlu diikuti dengan kepastian penyerapan agar petani memiliki akses pasar yang lebih luas.

“Bagi pemerintah daerah, persoalan tembakau tidak berhenti pada proses budidaya. Rantai pemasaran juga menjadi bagian penting untuk memastikan komoditas yang dihasilkan petani memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong hubungan antara petani, pemerintah, organisasi pertembakauan, dan pelaku industri terus diperkuat.

“Harapannya sinergi tersebut dapat meningkatkan posisi tawar tembakau lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar,” harapnya. (*)