STIT Aqidah Usymuni Sumenep Wisuda 61 Sarjana

SUMENEP, LensaMadura.com – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Sumenep menggelar Rapat Terbuka Senat Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) ke-15 dan Dies Maulidiyah ke-XIX Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Korpri Sumenep, Rabu, 9 September 2026.

Sebanyak 61 mahasiswa dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar sarjana. Para lulusan tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab Sumenep, perwakilan Bank BPRS Bhakti Sumekar, Sekretaris MUI Sumenep, pendiri Yayasan Aqidah Usymuni, Ketua Yayasan STIT Aqidah Usymuni, Ketua STITA beserta civitas akademika, Ketua DPD KNPI Sumenep, Kabiro JPRM, keluarga wisudawan, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan.

Ketua STIT Aqidah Usymuni Sumenep, Dr. Achmad Effendi, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus kepada orang tua yang selama ini memberikan dukungan.

“Selamat atas pencapaian yang diraih. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua para wisudawan yang telah berjuang demi pendidikan anak-anaknya hingga menjadi sarjana,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para dosen dan civitas akademika yang telah menjalankan proses pembelajaran dan pendampingan hingga para mahasiswa menyelesaikan studi.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada civitas akademika dan para dosen yang dengan penuh kesabaran membimbing mahasiswa hingga tiba pada momen bersejarah ini,” katanya.

Ia berharap para lulusan tidak menjadikan gelar akademik sebagai tujuan akhir. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Yang paling penting ke depan bisa membangun kemandirian dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Ketua Yayasan STIT Aqidah Usymuni Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah, turut berpesan agar para lulusan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Saya berharap kalian selalu menjadi cahaya di tengah masyarakat dengan berbekal ilmu yang telah kalian dapatkan,” kata Nyai Eva, sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sumenep juga menyampaikan perhatian terhadap pengembangan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati Sumenep yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dedi Falahuddin, mengajak seluruh pihak mendukung rencana pengembangan Sekolah Rakyat yang disebut akan berdiri di depan kampus Universitas Wiraraja (UNIJA).

Menurut Dedi, program tersebut diharapkan memberikan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Ia menyampaikan bahwa masyarakat dari keluarga dengan tingkat penghasilan rendah dapat memperoleh kesempatan pendidikan secara gratis melalui program yang dibiayai pemerintah, mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Dedi juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat dan sukses, semoga ilmunya bermanfaat. Tolong jaga almamater sebagai lulusan dan terus banyak belajar,” ujarnya. (*)