Rehab Sekolah di Desa Tanjung, TNI AD Dorong Fasilitas Pendidikan Lebih Layak

PAMEKASAN, LensaMadura.com – Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat terlibat dalam rehabilitasi fasilitas sekolah di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Bakti TNI AD yang diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Dirgahayu RI ke-81

Pengerjaan dilakukan personel Babinsa Koramil 0826-06/Pademawu bersama warga. Komandan Kodim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko mengatakan keterlibatan prajurit dalam perbaikan sekolah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial.

Menurut dia, fasilitas pendidikan yang layak penting untuk memastikan proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman, terutama bagi anak-anak di wilayah pesisir.

“Program Bakti TNI AD ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan anak-anak kita di Desa Tanjung dapat menikmati fasilitas pendidikan yang aman, bersih, dan layak,” ujar Agus, Kamis, 20 Agustus 2026.

Rehabilitasi tersebut menyasar kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan pembenahan. Dengan perbaikan itu, proses belajar diharapkan tidak lagi terganggu oleh kondisi fasilitas maupun faktor cuaca.

Agus mengatakan perbaikan sarana pendidikan juga berkaitan dengan semangat belajar siswa. Lingkungan sekolah yang lebih representatif diharapkan membuat siswa lebih nyaman mengikuti pembelajaran sekaligus terdorong untuk meningkatkan prestasi.

Di sisi lain, program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemerataan kualitas pendidikan. TNI AD berharap anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir dan pedesaan memiliki kesempatan memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.

Pengerjaan sekolah tidak dilakukan sepenuhnya oleh personel TNI. Warga setempat ikut terlibat dalam proses rehabilitasi.

Bagi Agus, keterlibatan masyarakat memiliki arti lain di luar hasil fisik pembangunan. Kerja bersama tersebut menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong sekaligus hubungan antara prajurit dan warga.

Ia berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat dijaga bersama oleh pihak sekolah dan masyarakat. Perawatan dinilai penting agar manfaat rehabilitasi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pendidikan adalah fondasi utama masa depan daerah. Semoga dengan selesainya rehab sekolah di Desa Tanjung ini, kegiatan belajar mengajar berjalan optimal dan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dari Pamekasan,” kata Agus. (*)