SUMENEP, LensaMadura.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor sekaligus momentum Hari Bumi, PC GP Ansor Sumenep menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui kegiatan bertajuk Gerakan Sumenep Bebas Sampah.
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan lingkar timur dan diikuti oleh jajaran pengurus PC GP Ansor Sumenep, Satkorcab Banser, MDS Rijalul Ansor, serta seluruh PAC Ansor se-Kabupaten Sumenep. Aksi ini juga melibatkan sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep.
Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH. Qumrih Rahman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah Ansor yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada aksi nyata di tengah masyarakat.
“Momentum ini kami jadikan sebagai penguatan kembali khidmah Ansor dalam bidang keagamaan, kepemudaan, kebangsaan, dan keumatan. Ansor harus hadir di garis depan dalam menjaga nilai-nilai tersebut,” ujarnya.
Ia juga berharap gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan sesaat, melainkan dapat berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Ke depan, kami siap bersinergi dengan berbagai elemen untuk meminimalisir persoalan sampah di Kabupaten Sumenep. Harapannya, Sumenep benar-benar bisa menuju daerah bebas sampah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satgas Ansor Hijau Sumenep menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Satgas Ansor Hijau akan terus bergerak aktif dalam mendukung program lingkungan, khususnya dalam penanganan sampah dan penghijauan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Anwar Sahroni Yusuf, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung gerakan yang diinisiasi oleh GP Ansor.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan solusi berkelanjutan terhadap persoalan lingkungan, khususnya sampah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda dan pemerintah dalam mewujudkan Sumenep yang bersih dan berkelanjutan. (*)
