Pascapanen Tembakau, DRT The Big Family Jaga Aktivitas Produksi dan Serapan Tenaga Lokal

SUMENEP, LensaMadura.com – Berakhirnya musim panen raya tembakau di Madura tidak serta-merta menghentikan aktivitas industri rokok lokal.

DRT The Big Family tetap menjaga keberlangsungan produksi dengan menyesuaikan aktivitas perusahaan terhadap ketersediaan bahan baku.

Langkah tersebut sekaligus mempertahankan penyerapan tenaga kerja lokal, terutama para pelinting rokok kretek manual yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas produksi perusahaan.

Owner DRT The Big Family, H Syafwan Wahyudi, mengatakan keberadaan tenaga kerja lokal memiliki peran penting dalam keberlangsungan usaha. Karena itu, penyerapan tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan ketersediaan tembakau setelah musim panen.

“Tenaga kerja lokal merupakan bagian penting dari keberadaan perusahaan kami. Setelah musim panen tembakau, aktivitas produksi kami sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan bahan baku sehingga penyerapan tenaga kerja pelinting manual dapat terus berjalan,” ujar Syafwan, Kamis, 17 September 2026.

Menurut Syafwan, masyarakat di sekitar sentra produksi menjadi prioritas dalam penyerapan tenaga kerja, khususnya mereka yang memiliki keterampilan melinting secara manual.

Selain membuka lapangan pekerjaan, pola tersebut dinilai turut menjaga keterampilan melinting manual yang telah menjadi bagian dari tradisi produksi rokok di Madura.

Syafwan berharap keberadaan industri rokok lokal tidak hanya memberikan nilai tambah melalui produk yang dihasilkan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat di sekitar sentra produksi.

“Harapan kami, industri rokok lokal bukan hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada keluarga-keluarga di sekitar sentra produksi,” katanya. (*)

Baca Juga