PAMEKASAN, LensaMadura.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian kemanusiaan melalui donor darah sukarela.
Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan Hari Lahir PMI yang diperingati setiap 3 September.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Pamekasan, dr. Achmad Syafirullah, mengatakan kebutuhan darah di masyarakat membutuhkan dukungan dari pendonor sukarela. Darah yang terkumpul nantinya disimpan dan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.
“Kami PMI menginginkan kerelaan masyarakat Pamekasan untuk rela mendonorkan darahnya secara sukarela. Darah yang terkumpul nantinya akan kami simpan dan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan,” ujarnya dilansir, Kamis, 3 September 2026.
Menurut dia, donor darah bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan medis, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama. Karena itu, partisipasi masyarakat secara rutin diperlukan untuk menjaga ketersediaan darah.
Selain pelayanan donor darah, PMI Pamekasan menjalankan berbagai program kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan ambulans, pengobatan massal, pertolongan pertama pada kecelakaan, hingga kegiatan sosial lainnya.
PMI juga memberikan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Salah satu bentuknya melalui pendistribusian air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah yang mengalami kekurangan air.
Di bidang kerelawanan, PMI Pamekasan melakukan pembinaan generasi muda melalui kegiatan Korps Sukarela (KSR) dan Palang Merah Remaja (PMR). Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan sejak usia muda.
Hari Lahir PMI yang diperingati setiap 3 September juga menjadi momentum untuk mengingat sejarah organisasi kemanusiaan tersebut. PMI dibentuk pada 3 September 1945 setelah Presiden Soekarno memerintahkan Menteri Kesehatan dr. Buntaran Martoatmodjo membentuk badan Palang Merah Nasional.
Lebih dari delapan dekade kemudian, semangat tersebut terus diwujudkan melalui berbagai pelayanan kemanusiaan di daerah, termasuk di Kabupaten Pamekasan. (*)






