SUMENEP, LensaMadura.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik dan pola hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Go Sumenep Purnama Fun Run 2026 yang digelar di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurut Fauzi, kegiatan olahraga bersama tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Kegiatan ini sangat positif karena mengajak masyarakat untuk bergerak, berolahraga, dan menjaga kebugaran,” kata Fauzi di sela-sela kegiatan.
Go Sumenep Purnama Fun Run 2026 menempuh jarak 5 kilometer. Peserta memulai dan mengakhiri rute di GOR A. Yani Pangligur.
Fauzi menilai keterlibatan tujuh organisasi lintas profesi kesehatan menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut dia, pembangunan sektor kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga organisasi profesi, dunia usaha, dan masyarakat.
“Semangat kolaborasi ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Para tenaga kesehatan memiliki peran strategis untuk memberikan edukasi sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
Ia berharap para tenaga kesehatan tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan, tetapi juga ikut mendorong masyarakat menerapkan kebiasaan hidup sehat.
Fauzi juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai rutinitas untuk menjaga kebugaran tubuh. Dengan kondisi fisik yang sehat, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas secara optimal dan produktif.
“Harapannya, kegiatan ini menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berolahraga dan menjaga kesehatan guna membangun Kabupaten Sumenep yang sehat, aktif, dan produktif,” tuturnya.
Ketua Panitia Go Sumenep Purnama Fun Run 2026, Dela Maulana Ansyar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi tujuh organisasi profesi kesehatan.
Selain mengampanyekan pentingnya menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarprofesi kesehatan sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat.
“Kami ingin mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sekaligus menjadi ruang bagi organisasi profesi kesehatan untuk bersinergi dengan masyarakat,” kata Dela. (*)






