PAMEKASAN, LensaMadura.com – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, mengajak Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) bersama seluruh elemen masyarakat memperkuat budaya literasi di daerah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung Pamekasan sebagai kota pendidikan.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri sarasehan dan bedah buku Pamekasan Mencari Identitas yang diselenggarakan AJP bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura di ruang rektorat lantai 4 kampus tersebut, Senin, 27 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, KH Kholilurrahman mengapresiasi inisiatif AJP dan UIN Madura yang menggelar forum ilmiah sebagai ruang diskusi sekaligus penguatan budaya literasi di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah teman-teman jurnalis di Pamekasan sangat getol melaksanakan kegiatan ilmiah, seperti sarasehan dan lain-lain,” katanya.
Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, penguatan literasi perlu menjadi gerakan bersama. Menurutnya, budaya membaca, berdiskusi, dan menulis harus terus ditumbuhkan agar identitas Pamekasan sebagai kota pendidikan semakin kuat.
“Sehingga penguatan literasi sebagai salah satu ciri Pamekasan sebagai kota pendidikan bisa kita wujudkan,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda itu juga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, forum ilmiah memiliki peran penting dalam membangkitkan kembali minat literasi, terutama di kalangan generasi muda.
Ia menilai kolaborasi antara insan pers, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan iklim literasi yang lebih baik di Kabupaten Pamekasan. (*)






