SUMENEP, LensaMadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep (Pemkab) terus mendorong pengembangan pertanian berbasis teknologi melalui budidaya hidroponik. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo,.mengatakan sistem hidroponik menjadi alternatif pertanian yang dapat diterapkan di tengah keterbatasan lahan. Metode tersebut dinilai mampu memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan sempit agar tetap produktif.
“Pertanian hidroponik menjadi salah satu solusi untuk memanfaatkan lahan yang terbatas agar tetap produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, usaha ini juga memiliki nilai ekonomi yang baik sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat,” kata Fauzi, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya mengajak masyarakat mengembangkan pertanian hidroponik, tetapi juga menyiapkan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Fauzi menilai pertanian modern perlu terus dikembangkan agar tidak lagi dipandang sebagai sektor yang identik dengan metode konvensional. Melalui penerapan teknologi, masyarakat tetap dapat menghasilkan produk pertanian berkualitas meski memiliki lahan yang terbatas.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa pertanian saat ini tidak lagi identik dengan cara-cara konvensional. Melalui inovasi seperti hidroponik, siapa pun dapat memulai usaha pertanian dengan lahan yang terbatas, namun tetap menghasilkan produk yang bernilai jual,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu fokus dalam pengembangan pertanian modern. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat anak muda menekuni sektor pertanian.
“Ke depan kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memanfaatkan teknologi pertanian. Dengan begitu, ketahanan pangan daerah semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” katanya. (*)






