Lewati 101 Hari, Sedekah Setiap Hari Detikzone Berlanjut Menuju 1001 Hari

SUMENEP, LensaMadura.com – Program Sedekah Setiap Hari yang digagas Detikzone.id memasuki babak baru setelah berhasil melewati target awal 101 hari. Mulai Jumat (11/9/2026), gerakan sosial tersebut memasuki hari ke-102 dengan target lanjutan 1.001 hari.

Capaian 101 hari sebelumnya ditandai dengan Santunan Akbar dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musola Umum yang dibangun Detikzone.id di kawasan Asta Bong, Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Bagi Detikzone.id, terlewatnya target pertama bukan menjadi titik akhir. Program berbagi tersebut justru dilanjutkan dengan sasaran yang lebih panjang, sekaligus mempertahankan konsistensi penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selama lebih dari tiga bulan, penerima manfaat program berasal dari berbagai latar belakang. Bantuan diberikan kepada anak yatim, lansia, janda dhuafa, penyandang disabilitas, buruh harian, nelayan, pedagang kecil, pemulung, tukang becak hingga warga yang bekerja secara serabutan.

Penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan maupun informasi masyarakat mengenai warga yang membutuhkan bantuan.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan capaian 101 hari patut disyukuri, tetapi perjalanan program masih panjang.

“Alhamdulillah, 101 hari sudah kita lewati. Tetapi 101 hari bukan akhir. Hari ini kita sudah masuk hari ke-102 dan insyaallah kita lanjutkan menuju 1.001 hari. Semoga Allah memberikan kesehatan, kesempatan dan rezeki agar program ini terus berjalan,” ujarnya.

Menurut Igusty, keberlanjutan program tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyebut keluarga besar Detikzone.id, sahabat, relasi, serta para donatur sebagai bagian penting dalam perjalanan gerakan tersebut.

“Program ini tidak mungkin berjalan sendirian. Saya tidak bisa menciptakan rezeki sendiri. Rezeki yang kita terima juga datang melalui perantara orang lain. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Detikzone.id, sahabat, relasi dan seluruh Hamba Allah yang selama ini ikut berbagi,” katanya.

Gerakan tersebut juga berkembang dalam bentuk kegiatan sosial lain. Salah satunya pembangunan Musola Umum di kawasan Asta Bong, Desa Jadung, yang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan ibadah dan keagamaan sekaligus menjadi ruang silaturahmi.

“Alhamdulillah, kita sudah memiliki musola yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kemarin kita isi dengan santunan dan Maulid Nabi. Mudah-mudahan musola ini terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir,” ungkapnya.

Selain santunan, Detikzone.id telah menjalankan sejumlah kegiatan kemanusiaan, seperti bantuan pendidikan dan kesehatan, ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, renovasi musala, bantuan material untuk rumah tidak layak huni, penyaluran Al-Qur’an, pembagian sembako, bantuan bagi penyandang disabilitas dan ibu melahirkan, hingga bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Detikzone.id juga menyiapkan program Rumah Makan Gratis bagi masyarakat dhuafa di Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari pengembangan kegiatan sosial tersebut.

Jurnalisme sebagai Jembatan Kebaikan

Program Sedekah Setiap Hari menjadi salah satu bagian dari konsep “Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim” yang dikembangkan Detikzone.id. Konsep tersebut menempatkan aktivitas jurnalistik bukan hanya sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kepedulian sosial.

“Menjadi jurnalis bukan hanya bagaimana kita memberitakan orang lain. Kami ingin profesi ini juga menjadi jembatan kebaikan. Kalau ada rezeki yang bisa kita sisihkan dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, itu menjadi kebahagiaan tersendiri,” ujar Igusty.

Ia menegaskan kegiatan sosial tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan fungsi utama media dalam menjalankan tugas jurnalistik. Aktivitas kemanusiaan itu berjalan berdampingan dengan tanggung jawab media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara profesional.

Memasuki hari ke-102, Detikzone.id kembali menegaskan keberlanjutan program dengan target 1.001 hari. Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai angka, melainkan menjadi upaya membangun kebiasaan berbagi secara konsisten.

“Target 101 hari sudah kita lewati. Sekarang kita masuk hari ke-102. Kita lanjutkan lagi menuju 1.001 hari. Semoga bukan hanya sampai 1.001 hari, tetapi setelah itu masih bisa dilanjutkan dengan kebaikan-kebaikan berikutnya,” tuturnya.

Igusty juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan, maupun kepercayaan terhadap program tersebut.

“Terima kasih kepada keluarga besar saya dan Hamba Allah yang telah memberikan doa, dukungan dan kepercayaan. Semoga setiap kebaikan yang diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.

Hari ke-102 menjadi penanda dimulainya perjalanan berikutnya. Setelah melewati 101 hari, Program Sedekah Setiap Hari kini melangkah menuju target 1.001 hari dengan semangat yang sama: berbagi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)