PSSI Jatim Lakukan Sosialisasi Silabus Pelatih

Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh (lensamadura.com/istimewa)

SURABAYA, lensamadura.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pemain muda, Asprov Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jatim kumpulkan pelatih.

Itu dilakukan untuk mengikuti silabus pengembangan sepakbola di Jatim dengan hadirkan tim perumus silabus, yakni Fakhri Husaini.

“Kami ingin peningkatan kualitas pemain lokal, yang memang sesuai standart yang memang diminta oleh pelatih timnas. Jadi kami kumpulkan pelatih dari sekolah bola maupun yang sudah berlisensi A Pro,” kata ketua umum Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Kamis, 4 Juli 2024.

Baca Juga :  HCML Dukung SKK Migas Capai Target 2030

Riyadh menjelaskan, semua pelatih dikumpulkan untuk membahas silabus kepelatihan dalam pembibitan atlet sepakbola muda Jatim.

“Kami benahi pemain lokal kita yang harus memiliki standart yang memang bagus dan setara dengan pemain Timnas Indonesia,” jelasnya.

Dengan pelatihan ini, pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini menilai jika kualitas pemain lokal sudah bagus maka tidak perlu lagi untuk penggunaan pemain dari luar.

“Ibarat ambil dari luar kita hanya tranformasi ilmu sepakbola dari luar negeri untuk kemajuan sepakbola Indonesia,” kata Raiyadh.

Baca Juga :  LaNyalla Minta Kader Pemuda Pancasila Jatim Perkuat Keanggotaan

Dengan acara ini, dirinya mengakui baru pertama kali digelar oleh Asprov PSSI Jatim.

“PSSI dari daerah lain belum melakukan ini, jadi kami harus meningkatkan kemampuan pemain lokal kami setara dengan pemain asing bahkan pemain yang bermain di luar negeri,” bebernya.

Menurut Riyadh, jika potensi dan bakat pemain lokal yang dimiliki Indonesia cukup besar.

“Ibarat permata, ini mereka belum dipoles yang benar, masih asal-asalan. Jadi kami buat pelatihan ini agar semua pemain lokal kita sudah berstandart pemain luar dan bisa bermain diluar Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Proses Rekrutmen serba Digital, Kemenag Minta Petugas Haji Melek Teknologi

Dengan pelatihan silabus ini, Riyadh mengaku jika pelatih sudah memiliki standart lebih untuk mengajarkan pemain muda.

“Jadi tidak glambyar atau asal-asalan dan memiliki target dalam kepelatihan. Saya berharap kedepannya bisa lahir pemain seperti Marcelino Ferdinan yang bermain di luar dan bermain sebagai starter yang membawa klubnya berjaya,” pungkasnya. (ega/red)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: