Pantai Galung Sumenep: Asal-usul, Daya Tarik, Fasilitas, Lokasi & Tiket Masuk

Pantai Galung Sumenep
Sunset di Pantai Galung, Juruan Daya, Batuputih, Sumenep (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Sejumlah wisata baru di Sumenep terus bermunculan. Terbaru, ada Pantai Galung yang terletak di Desa Juruan Daya, Batuputih.

Pantai Galung ini dibentuk oleh pemerintah desa Juruan Daya berkat kerjasama antara Perhutani dan Universitas Terbuka melalui program pemberdayaan masyarakat.

Pengenalan perdana Pantai Galung digelar tepat pada momentum lebaran ketupat, Rabu, 17 April 2024.

Kepala Desa Juruan Daya Zumiasih melalui perangkat desanya Munir Khan berharap, dengan adanya wisata baru Pantai Galung bisa mendorong dan menciptakan kemajuan desa setempat.

“Semoga dengan adanya wisata pantai Galung, membuat desa kita semakin maju dan makmur,” kata Munir, Rabu, 17 April 2024.

Menurut Munir, kehadiran wisata Pantai Galung menjadi peluang mata pencaharian masyarakat setempat. Semisal dengan cara membuka stand untuk menjajakan bermacam kuliner bagi pengunjung.

“Sehingga hal ini bisa mendongkrak perekenomian masyarakat, khususnya desa Juruan Daya,” ujarnya.

Baca Juga :  Mental Block: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Pada lebaran ketupat, masyarakat mulai berdatangan ke Pantai Galung. Pengenalan wisata baru ini dimeriahkan oleh musik lokal.

Asal-usul Penamaan Pantai Galung

Berdasar informasi yang diperoleh lensamadura.com, salah satu warga Desa Juruan Daya, Batuputih, Santoso, SH menuturkan asal mula dan sejarah singkat penamaan Pantai Galung.

Dia memaparkan bahwa dulu pantai tersebut merupakan tempat pencarian ikan nener (bibit ikan bandeng) bagi masyarakat Desa Juruan Daya dengan menggunakan alat tradisional bernama Seser.

Dia menuturkan, konon beberapa orang atau nelayan saat mencari ikan terkena ombak besar seperti Gulungan (bahasa Madura).

“Namun ombak tersebut tidak membahayakan. Sehingga sampai saat ini masyarakat memberi nama Pantai Galung,” kata Santoso yang juga mantan Kepala Desa Juruan Daya itu, Rabu, 17 April 2024.

Sebagai tambahan, istilah Galung ini diketahui sebagai satu nama wilayah atau nama jalan khusus yang telah dikenal masyarakat di desa setempat dengan sebutan Galung.

Baca Juga :  Tips Wisata Sehat Untuk Liburan ke Pantai Bersama Bayi

Jalur ke arah timur di jalan Galung ini menuju Pantai Lombang. Jika ke arah barat akan terhubung ke Pantai Badur.

Daya Tarik Pantai Galung Sumenep

Setiap wisata memiliki daya tarik tersendiri yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Sama halnya dengan dengan Pantai Galung.

Meski terbilang masih baru, Pantai Galung memiliki potensi daya tarik yang luar biasa.

Di sana, pengunjung dapat menikmati wisata Pantai Galung yang menyuguhkan panorama alam, spot foto, dan bisa bermain di atas bentangan pasir yang luas.

Jika sore hari, wisatawan akan dibuat tercengang oleh kilau sunset. Indah dan menakjubkan.

Pantai Galung berada di kawasan hutan. Cocok dijadikan tempat healing untuk sekadar bersantai, dan menikmati udara segar.

Baca Juga :  Kisah Sukses Didik Haryanto, Owner Batik Canteng Koneng

Fasilitas Pantai Galung Juruan Daya

Pada momentum lebarat ketupat 2024, fasilitas yang tersedia di Pantai Galung ini berupa aneka ragam kuliner khas Desa Juruan Daya, permainan kuda, spot foto, parkir, dan wahana lainnya.

Lokasi Wisata Baru Pantai Galung

Untuk lokasi Pantai Galung masuk administratif Dusun Panjalin RT 01 RW 10 Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

Pantai Galung berada di Kawasan Hutan Negara (Perhutani) Ptk. 39 RPH Dungkek BKPH Madura Timur KPH Madura.

Tiket Masuk Pantai Galung

Adapun tiket masuk wisata Pantai Galung, pengunjung cukup membayar parkir. Untuk kendaran roda dua Rp 5.000, sedangkan untuk roda empat hanya Rp 10.000.

Pantai Galung bisa menjadi salah satu objek wisata yang bisa dinikmati masyarakat Sumenep. Cocok dijadikan tempat yang rekreatif, dan liburan bersama pasangan atau keluarga. (red)

Dapatkan Berita Terupdate dari Lensa Madura di: