Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 13 April 2024 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakek F warga Pagerungan Besar, Sapeken, Sumenep ditemukan tewas gantung diri (lensamadura.com/istimewa)

Kakek F warga Pagerungan Besar, Sapeken, Sumenep ditemukan tewas gantung diri (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Seorang kakek warga Dusun 4 Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, ditemukaan tewas gantung diri.

Kakek berinisial F (70) itu ditemukan meninggal dunia dengan posisi leher terlilit tali dan tergantung di teras depan rumahnya.

Kepala Desa Pagerungan Besar H Yuliandi Abd Rohim saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kabar tersebut. Ia menyebutkan, korban merupakan warganya yang berada di Dusun 4, korban diduga bunuh diri karena telah lama mengidap penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Benar (korban) ini adalah warga saya di Dusun 4. Usianya sudah 70 tahun, dan sudah lama mengalami sakit asma yang tak kunjung sembuh, mungkin ini salah satu jadi penyebab korban mengakhiri hidupnya,” katanya, Sabtu, 13 April 2024.

Baca Juga :  PAC GP Ansor Gayam Sumenep Gelar Peringatan Maulid Nabi

Kades Pagerungan Besar yang akrab disapa H Rahim itu menjelaskan, tidak ada keluarga korban yang menyangka kalau almarhum akan melakukan hal senekat itu, sebab selama ini keluarga korban selalu berusaha dan berupaya memberikan perawatan dan pengobatan.

“Jadi kejadiannya (korban, red) melakukan bunuh diri diperkirakan jam 23.30 wib (setengah 12 malam) dan baru diketahui pada pukul 12 malam atau setengah jam setelahnya. Dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” terangnya.

Baca Juga :  Pantau Restrukturisasi Kredit UMKM, Ketua DPD RI datangi OJK Jatim

Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, ikut menyampaikan dari hasil yang didapatkan dari Kapolsek Sapeken yang turun langsung ke lokasi, bahwa kejadian tersebut benar adanya. Dan korban juga sudah dimakamkan.

“Iya benar, pak Kapolsek Sapeken sudah dari sana (Pagerungan, red) korban sudah dikebumikan karena keluarga meyakini kalau korban murni bunuh diri,” jelasnya. (red)

Berita Terkait

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024
Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya
Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers
Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol
Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan
Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis
IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028
Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:14 WIB

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:38 WIB

Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:01 WIB

Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:48 WIB

Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:12 WIB

Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:45 WIB

IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028

Senin, 20 Mei 2024 - 20:52 WIB

Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terbaru