AHY Tindak Mafia Tanah di Banyuwangi dan Pamekasan

Senin, 18 Maret 2024 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono menunjukan barang bukti kasus mafia tanah di Banyuwangi dan Pamekasan (lensamadura.com/istimewa)

Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono menunjukan barang bukti kasus mafia tanah di Banyuwangi dan Pamekasan (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bersama Polda Jawa Timur dan Kejaksaan Tinggi Jatim menindak mafia tanah Banyuwangi dan Pamekasan.

Dua kasus mafia tanah di Jawa Timur itu berkasnya sudah lengkap alias P21 dan dilimpahkan ke Kejati Jatim. Ada 5 tersangka dengan luas objek tanah 15.652 meter persegi, di mana potensi nilai kerugiannya mencapai Rp19 miliar.

“Mafia tanah telah menyengsarakan masyarakat. Korbannya terancam kehilangan hak atas tanahnya dan juga bangunan yang mungkin merupakan kekayaan atau aset satu-satunya, dan ini jelas-jelas perilaku yang tidak adil. Mafia tanah juga merugikan negara dan menciptakan ketidakpastian hukum sehingga menghambat investasi,” kata AHY dalam keterangan resmi, Sabtu, 16 Maret 2024.

Kementerian ATR/BPN memiliki nota kesepahaman dengan aparat penegak hukum (APH) untuk memberantas mafia tanah. Ini ditindaklanjuti dalam dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah.

Satgas mengantongi data target operasi (TO) tindak pidana pertanahan sebanyak 82 kasus seluas 4.569 hektare pada 2024, dengan potensi kerugian lebih dari Rp1,7 triliun. Jumlah ini lebih besar dibandingkan tahun lalu yang mencapai 60 kasus.

Baca Juga :  Banyuwangi Dinilai Siap Masuki Era Kenormalan Baru

“Kami akan bertindak tegas kalau ada yang melakukan perbuatan melawan hukum, baik eksternal maupun internal harus mendapatkan penanganan yang sama. Karena itu kami tegas akan menindak bila ada jajaran internal yang terlibat,” ancam AHY.

“Tapi, kami juga tidak ingin ada jajaran yang menjadi korban karena tidak sedikit saya mendapatkan laporan mereka jadi korban. Kita ingin benar-benar objektif, ada fakta dan data yang jelas, lalu kembalikan pada hukum yg berlaku,” tandasnya.

Baca Juga :  Reses, Wakil Ketua DPRD Jatim Ditanya Tentang Porang, Kesehatan dan Infrastruktur

Sementara itu, Kapolda Jatim Imam Sugianto mengatakan penindakan mafia tanah ini menjadi bukti kolaborasi apik pihaknya, Kejati Jatim, dan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Timur.

Ia menegaskan Polda Jawa Timur siap berkomitmen penuh menyelesaikan target operasi yang ada. Imam menekankan jajarannya juga akan bekerja maksimal bersama stakeholder terkait dalam memproses kasus mafia tanah. (red)

Berita Terkait

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri
Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini
Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim
Di Hadapan Menhub, Kepala KSOP Kalianget Laporkan Mudik Jalur Laut Lancar tanpa Penumpukan Penumpang
Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim
PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029
Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep
Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 11:52 WIB

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selasa, 9 April 2024 - 21:48 WIB

Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini

Selasa, 9 April 2024 - 17:57 WIB

Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 22:52 WIB

Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 19:37 WIB

PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029

Minggu, 7 April 2024 - 18:00 WIB

Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 19:28 WIB

Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 13:34 WIB

Mudik Gratis Program Dirjen Hubla Tujuan Kalianget-Kangean Sumenep Disambut Antusias, Berikut Jadwal Arus Baliknya

Berita Terbaru