Songsong PON 2024, KONI Laksanakan Puslatda Jatim 100

Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Bapel Puslatda KONI Jatim Irmantara Subagio (lensamadura.com/istimewa)

Direktur Bapel Puslatda KONI Jatim Irmantara Subagio (lensamadura.com/istimewa)

SURABAYA, lensamadura.com – Dalam rangka menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara, KONI Jawa Timur (Jatim) mulai laksanakan Puslatda. Direktur Bapel Puslatda KONI Jatim Irmantara Subagio mengatakan, minggu kedua Januari segera dilaksanakan.

“Nanti kita informasikan secara resmi akan digelar Januari awal ini. Sudah kami jelaskan dan kita sudah beritahukan untuk mereka (atlet) berlatih. Dan mungkin paling lambat minggu kedua Januari Puslatda kita mulai,” kata Irmantara Subagjo dilansir dari laman resmi KONI Jatim, Sabtu, 13 Januari 2023.

Baca Juga :  Ketua DPD Soroti Kasus Tanah Mangkrak di Batam

Ibag sapaan akrabnya menyebutkan, semua atlet berpeluang sama masuk dalam Puslatda proyeksi PON itu. Namun, ada beberapa persyaratan awal yang harus dipenuhi. Salah satunya, kondisi fisik setelah puslatda berkesinambungan sempat terhenti akibat kendala teknis pada akhir 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan juga melakukan tes kepada seluruh atlet yang mengikuti. Termasuk tes fisiknya juga untuk melihat kesiapan mereka. Soal anggaran, kita diberitahu oleh pemerintah (Pemprov Jatim), kurang lebih cukup sampai PON,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Berharap Pemerintah Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lumbung Pangan

Keyakinan Ibag, mengacu pada persiapan PON di Papua pada 2021 yang juga sempat terkendala anggaran. Namun, akhirnya berjalan mulus bahkan di tengah keterbatasan itu Jatim masih bersaing di posisi tiga besar di bawah Jabar dan DKI Jakarta. Padahal anggaran kontingen di kedua daerah itu jauh lebih besar dari Jatim.

Mengenai atlet premium apakah standar masuknya sama, Ibag menyebut akan ada perlakuan khusus. “Kita agendakan beberapa atlet yang punya kualifikasi khusus mungkin akan kita kirim ke training camp ke luar negeri. Upaya itu, hanya untuk yang punya prospek betul-betul menghasilkan medali emas,” bebernya.

Baca Juga :  LaNyalla Berharap DPD RI-Mahasiswa dan Pemuda Sinergi Kawal Pembangunan Daerah

Seperti atlet renang, panjat tebing atau cabor lainnya yang selama ini rutin menjadi pendulang emas Jatim di PON. Karena itu, Ibag berharap tes fisik benar-benar dijalani dengan serius oleh semua atlet.

Sedangkan, bagi yang sudah menjalani program tes mandiri, ia berharap mudah-mudahan bisa langsung siap untuk mengikuti pesta di 2024. (kj/red)

Berita Terkait

Gandeng RSUD dr Soetomo, KONI Jatim Berikan Pelayanan Kesehatan Atlet
PDIP Tanggapi Mahfud MD Mundur sebagai Menko Polhukam
11 KKKS SKK Migas Raih Penghargaan Proper Emas dari Kementerian LKH
Relawan KAMI Gibran Jatim Kutuk Tindakan Teror Terhadap Loyalis Prabowo-Gibran di Sumenep
Nabil Sebut KONI Jatim Award 2023 Kegiatan Luar Biasa
KONI Jatim Award 2023 Bakal Digelar Besok
Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13 Persen melampaui Rata-Rata Global
Ada Tiga Alasan Pengusaha Muda Madura Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:04 WIB

Gandeng RSUD dr Soetomo, KONI Jatim Berikan Pelayanan Kesehatan Atlet

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:04 WIB

PDIP Tanggapi Mahfud MD Mundur sebagai Menko Polhukam

Selasa, 30 Januari 2024 - 22:34 WIB

11 KKKS SKK Migas Raih Penghargaan Proper Emas dari Kementerian LKH

Selasa, 30 Januari 2024 - 19:46 WIB

Relawan KAMI Gibran Jatim Kutuk Tindakan Teror Terhadap Loyalis Prabowo-Gibran di Sumenep

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:00 WIB

Nabil Sebut KONI Jatim Award 2023 Kegiatan Luar Biasa

Rabu, 17 Januari 2024 - 21:00 WIB

KONI Jatim Award 2023 Bakal Digelar Besok

Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:54 WIB

Songsong PON 2024, KONI Laksanakan Puslatda Jatim 100

Jumat, 12 Januari 2024 - 22:01 WIB

Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13 Persen melampaui Rata-Rata Global

Berita Terbaru