Direktur PT Wahyu Sejahtera Bantah Adanya Iming-iming SP3 Gedung Dinkes

Kamis, 18 Januari 2024 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, lensamadura.com Salah seorang terpidana perkara gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep inisial MW, selaku Direktur PT Wahyu Sejahtera membantah tidak pernah memberikan informasi kepada siapapun terkait adanya iming – iming dibantu untuk menghentikan atau SP3 kasus yang ia hadapi kala itu.

Hal itu disampaikan MW, terpidana perkara gedung Dinkes Sumenep saat ditemui di Rutan Kelas IIB Sumenep kepada awak media, menindak lanjuti adanya pemberitaan miring yang menyasar salah satu oknum di Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

“Saya pertegas tidak pernah ada yang konfirmasi terkait pemberitaan yang beredar tentang diri saya pernah di iming imingi orang di Kejaksaan akan dibantu untuk SP3 kasus yang saya hadapi, itu tidak benar,” katanya, Kamis (18/1/2024).

MW juga membantah jika ia pernah menyuruh orang lain untuk membangun komunikasi dengan orang yang disebut sebagai ajudan Kajari Sumenep untuk menyerahkan sejumlah uang sebagai biaya agar kasus yang dihadapinya dapat dihentikan penyidikannya pada saat dilakukan penyidikan oleh pihak kepolisian.

“Kalau ada orang yang mengatakan bahwa saya menyuruh orang lain untuk melobi agar bisa di SP3-kan perkara yang sedang saya hadapi saat itu, maka itu semua bohong, itu fitnah. Sebab saya memang tidak pernah melakukan itu (menyuruh, red),” tegasnya.

Baca Juga :  Poktan Restu Baru Banasare Rasakan Manfaat Upland Project Bawang Merah

Namun dirinya tidak menampik jika mengenal seseorang yang berinisial lora M, sebagaimana yang disebutkan di beberapa pemberitaan. Bahkan perkenalannya dengan lora yang dimaksud sudah terjalin sejak lama sekali.

“Iya benar saya memang kenal lora yang dimaksud, tapi sama sekali saya tidak pernah menyuruh atau meminta tolong untuk persoalan yang saya hadapi, apa lagi sampai melibatkan beliau (lora M). Saya kenal lama dalam satu organisasi keagamaan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa ajudan Kajari Sumenep telah menerima uang ratusan juta rupiah sebagai biaya untuk membantu menghentikan perkara atau SP3 kasus yang menimpa saudara MW dalam perkara gedung Dinkes. Uang tersebut diserahkan bertahap secara tunai di rumah Lora M di Pamekasan

Baca Juga :  Bamsoet Ajak Semua Pihak Hargai Tenaga Kesehatan

Atas pemberitaan tersebut, Kasi Intel pun memberikan klarifikasi, bahwa orang disebut sebagai ajudan Kajari adalah tidak benar.

“Pertama saya tegaskan, YF ini bukan ajudan bapak. Jadi tidak benar kalau dia (YF) adalah ajudan pak Kajari, yang benar dia adalah pegawai atau staf biasa di bagian pembinaan,” kata Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, SH.MH. (ipur)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru