Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rokok ilegal (lensamadura.com/istimewa)

Ilustrasi rokok ilegal (lensamadura.com/istimewa)

SUMENEP, lensamadura.com – Lembaga Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPD) Jawa Timur akan melaporkan salah satu oknum distributor rokok illegal di Kabupaten Sumenep ke Kantor Bea Cukai Jawa Timur.

Ketua Umum AMPD Mustari mengatakan, pihaknya akan melaporkan dugaan peran H Zei (inisial) dalam penyelundupan rokok illegal ke sejumlah pelosok di Madura dan luar Madura ke kantor Bea Cukai Jatim pada 29 Januari 2024.

“Insyaallah segera, keberadaannya sangat meresahkan dan begitu pongah seperti kebal hukum,” kata Mustari di kediamannya Ganding Sumenep, 25 Januari 2024.

Di tempat yang sama, Pembina AMPD Jawa Timur, Hasan Hasbi mengaku mengapresiasi pihak Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai Jawa Timur karena pihaknya telah berkoordinasi terkait rencana pengaduan mengenai adanya dugaan distributor rokok illegal yang beredar di Kabupaten Sumenep khususnya Kecamatan Ganding yang berkaitan dengan kerugian perekonomian negara.

Namun, ia berharap apresiasi tersebut disertai dengan tanggapan hukum mengenai cara kerja PPNS Bea Cukai di bidang Intelejen dalam pengungkapan dugaan terjadinya kejahatan.

Baca Juga :  Dirjen Hubla Tegaskan Komitmen Wujudkan Keselamatan Pelayaran di Forum International Safety At Sea Conference

Di mana baik dalam UU tindak pidana kepabeanan dan cukai mengenai penyidikan beserta PP No. 55 Tahun 1996 tentang penyidikan tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai, semuanya saling bersinergi dengan KUHAP pasal 6 ayat (1) huruf b KUHAP.

“Kami akan laporkan secara rinci karena yang bersangkutan merupakan saksi kunci distributor rokok Illegal yang diduga berpusat di Kecamatan Ganding Sumenep, semoga nanti ditindak,” ucap Hasan.

Baca Juga :  Cawabup Sumenep, Nyai Eva: Membangun Sumenep Perlu Semangat Gotong Royong

Ia juga mengatakan, secara yuridis tindakan penyidikan tidaklah terlepas dari kemampuan intelejen dalam mengungkapkan kejahatan/tindak pidana yang diduga sudah dan/atau sedang berlangsung.

Dijelaskan, kasus hukum yang akan diadukan oleh lembaga AMPD JATIM ke Bea Cukai Jawa Timur, telah disertai dengan bukti dokumentasi/foto chat WhatsApp dan rekaman suara adanya barang bukti dan jual beli.

“Semoga PPNS Bea Cukai segera turun dan tinjau lokasi (TKP) dengan cepat, Barang buktinya insyaallah sudah lengkap,” terang Hasan. (red)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru