Puskesmas Batang-batang diduga Melakukan Pungli, Begini kata Masyarakat Setempat

Selasa, 5 Desember 2023 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Masyarakat Batang-batang saat memperlihatkan Bukti adanya dugaan adanya Pungli kepada wartawan media LensaMadura.Com

Foto. Masyarakat Batang-batang saat memperlihatkan Bukti adanya dugaan adanya Pungli kepada wartawan media LensaMadura.Com

SUMENEP, lensamadura.com  Masyarakat kecamatan Batang-batang sayangkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di Puskesmas Batang-batang.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya Kertas berwarna kuning yang diterima pemilik sepeda asal kecamatan Batang-batang yang sengaja disimpan sebagai barang bukti adanya Pungli tersebut.

Uri, salahsatu masyarakat Batang-batang menyayangkan hal tersebut karena tahun ini Belanja jasa tenaga Keamanan yang dikucurkan Pemkab sumenep melalui Anggaran pendapatan belanja Daerah (APBD) tahun 2023 kepada Puskesmas Batang-batang mencapai Rp 49.743.360.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran tersebut digunakan pada pelaksanaan tahun 2023 ini mas, lalu anggaran tersebut dipergunakan untuk apa? Kenapa masih ada penarikan parkir?”, ungkapnya kepada media LensaMadura.Com melalui akun whatsappnya, Senin 4 Desember 2023.

Baca Juga :  Kisah Mahasiswi KKN INSTIKA Temui Salah Satu Anak Veteran di Sumenep

Pihaknya mempertanyakan legalitas hukum pungutan parkir tersebut yang semestinya karcis parkirnya di Forforasi oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPPKAD) kabupaten sumenep. Tetapi faktanya, hanya kertas bekas yang menggunakan Stampel bertuliskan ‘Parkir Roda dua Rp 2.000’ dan tidak di Forforasi.

Nah, apakah ini tidak merupakan bagian dari perbuatan melawan hukum? Oleh karena itu, dalam waktu dekat dirinya akan mempertanyakan kepada pihak yang berwenang terkait dugaan adanya pungli tersebut, “pungkasnya.

Lebihlanjut ia menjelaskan bahwa di Puskesmas terdekat saja tidak ada pungutan parkir semacam itu. Karena ketika kendaraan pengunjung memasuki area Puskesmas maka itu ditanggung oleh pihak keamanan Puskesmas yang itu honornya sudah ditanggung negara, “Tambahnya.

Baca Juga :  Mathur Husyairi Prihatin Lihat Balai Latihan Dinsos Provinsi Jatim

Sementara itu, Kepala Puskesmas Batang-batang membenarkan adanya Parkir roda dua di Puskesmas Batang-batang yang dikelolae Per-orangan.

Dan itu Boleh-boleh saja mas, karena Puskesmas juga sudah ada kerjasama dengan pihak ketiga yang saat ini masih dikelola Per-orangan, ” Kata dr. Fatimatul Insaniyah saat ditemui di ruang kerja keduanya di Poskesdim 0827/Sumenep, Senin (4/12).

Kedepan pihaknya juga menginginkan agar juga bisa dikerjasamakan dengan pihak desa, seperti misalnya mengambil dari organisasi kemasyarakatan, kepemudaan dan sebagainya.

Karena Sementara ini masih dikelola Per-orangan mas, nanti kami akan mencoba rembuk dengan pihak desa dalam rangka kerjasamanya yang melibatkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan “Jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Serap Aspirasi Warganya Melalui Ngopi Teras

Kapus Iin sapaan akrabnya menjelaskan bahwa terkait Gaji 4 (Empat) Satpam itu sudah sesuai dengan peruntukannya dan dibayar oleh Biro Jasa dengan nominal 1Juta rupiah diambil pajak.

Dalam waktu 24Jam (red. Pagi, Sore dan malam) ada 3 (tiga) satpam yang bekerja sesuai Hari Orang-orang kerja (HOK) atau Hari kerja Pria (HKP) dan 1 (satu) orang cadangan ketika ada salahsatu yang mau Cuti.

“InsyaAllah 2024 mendatang, pihaknya bersama pegawai yang membidangi Akan melakukan revisi manajemen pengelolaan Parkir tersebut” Tutupnya.

Hingga berita ini dinaikkan, konfirmasi media belum direspon meski chat pewarta terlihat di baca.

Berita Terkait

Caleg DPR RI Dapil Madura Abu Hasan Wakafkan 1 Hektare Tanah untuk NU
14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik
Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep
Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan
Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep
Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran
Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:09 WIB

14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:52 WIB

Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:35 WIB

Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 26 Januari 2024 - 22:01 WIB

Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:22 WIB

Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:08 WIB

Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:57 WIB

Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:06 WIB

Terpilih sebagai Ketua PMII STITA Sumenep, Hulil Amsari Bertekad Rumuskan Kaderisasi Berbasis Literasi

Berita Terbaru