Pengalihan PI Migas Blok WMO Resmi Ditandatangani

Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, lensamadura.com – Pemerintah Jawa Timur bersama SKK Migas akhirnya menuntaskan perjanjian Participating Interest (PI) 9 persen untuk Wilayah Kerja (WK) West Madura Offshore (WMO).

Keberhasilan Pengalihan PI 10% WK WMO sesuai dengan Permen ESDM No 37 Tahun 2016 dan ditandai dengan penandatangan Perjanjian Pengalihan dan Pengelolaan PI antara PT Pertamina Hulu Energi (PHE) WMO, PT Kodeco Energy Ltd bersama PT Petrogas Jatim Adipodai (PJA) dengan dan PT Mandiri Madura Barat (MMB).

Permen tersebut juga memuat tentang persyarakat peralihan yang memerlukan 10 tahapan yakni penandatangan PSC pasca terminasi, surat SKK Migas kepada gubernur, surat gubernur kepada SKK Migas, surat SKK Migas kepada KKKS, KKKS menyampaikan penawaran tertulis kepada BUMD, BUMD menyampaikan pernyataan minat, BUMD melakukan due diligence, BUMD menyampaikan surat meneruskan / tidak meneruskan minat, KKKS dan BUMD menindaklanjuti proses pengalihan PI dan permohonan persetujuan Menteri ESDM melalui SKK Migas.

Penandatanganan perjanjian dilakukan Direktur PT PHE WMO Endro Hartanto, Chief Representative Kodeco Energy Kwak Sang Hyuk. Dirut PT MMB Ali Hanafia Lijaya dan Dirut PT PJA Budiyanto, di Ruang Binaloka Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu, 9 Agustus 2923.

“Penandatanganan ini merupakan tahapan ke 9 sesuai dengan Permen ESDM tersebut, yang berarti tahapan ini sudah hampir final. Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen PHE WMO untuk meningkatkan pendapatan daerah,” kata Endro.

Endro menjelaskan keterlibatan daerah dalam pengelolaan WK migas melalui PI 9% ini selain untuk meningkatkan pendapatan daerah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, juga akan menambah pengetahuan dan pengalaman BUMD dalam pengelolaan blok migas sebagai bagian dari kontraktor.

Baca Juga :  Erick Thohir Dapat Dukungan Sebagai Calon Presiden 2024, Relawan Letho Segera Gelar Deklarasi

Di sisi lain hal ini juga menciptakan transparansi atau keterbukaan terhadap kinerja suatu blok migas. Bagi perusahaan, ujar Endro, melalui PI 9% ini perusahaan juga akan mendapatkan kemudahan operasi berupa dukungan dari stakeholder terutama dari pemerintah daerah.

Penandatanganan PI ini melalui perjalanan yang panjang termasuk pertemuan intensif antara antara Kodeco, PHE WMO dan BUMD JATIM.

“Kami intens berkoodinasi dan berkomunikasi dengan BUMD Jatim , termasuk dengan para partner yaitu Kodeco dan MMB pada setiap tahapannya,” kata General Manager Zona 11 Muhamad Arifin.

Menurut Dirut PT PJA, Budiyanto, penerimaan PI ini merupakan kali kedua yang diterima PT PJU setelah sebelumnya menerima PI 10% WK Ketapang pada tahun 2022.

Baca Juga :  Bamsoet Harap Omnibus Law Bisa Jamin Adanya Regulasi yang Jelas

Sementara itu, Dirut PT MMB Ali Hanafia Lijaya menjelaskan, dari total PI yang ditanda-tangani hari ini, 49 persen saham adalah milik PT MMB dan 51 persennya adalah milik PJU.

“Kami sangat berterima kasih pada semua pihak yang sudah mengawal PI ini bisa terealisasi. Dan tentunya ini akan menambah pemasukan Bangkalan sehingga perekonomian bisa lebih maju lagi,” ungkap Plt Bupati Bangkalan, Drs Mohni MM.

Hal senada juga disampaikan Kepala Departemen Operasi SkK Migas Jabanusa, Asyhad, PI 10 persen dari dunia Migas ini diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan memberikan keuntungan bagi BUMD yang mengelolanya.

“Pada akhirnya kami berharap proses perizinan untuk kegiatan Migas bisa dipermudah dengan bantuan Pemda setempat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kemenhub Komitmen Berikan Layanan Kesehatan Berkualitas bagi Para Pelaut
KONI Jatim Lakukan Persiapan Porprov 2025, Cek Venues di Malang Raya
SKK Migas Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi untuk Capai Target 2024
Pelindo Tingkatkan Koordinasi agar Pelayanan Arus Balik Lebaran 2024 Berjalan Optimal
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024
Pelindo Jamin Kepelabuhanan tetap Optimal selama Libur Lebaran 2024
Jelang PON 2024, KONI Jatim Maksimalkan Cabor Bela Diri
Menhub Lepas Keberangkatan Mudik Gratis Kapal Laut
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 20:38 WIB

Kemenhub Komitmen Berikan Layanan Kesehatan Berkualitas bagi Para Pelaut

Selasa, 23 April 2024 - 15:00 WIB

KONI Jatim Lakukan Persiapan Porprov 2025, Cek Venues di Malang Raya

Jumat, 19 April 2024 - 14:00 WIB

SKK Migas Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi untuk Capai Target 2024

Senin, 15 April 2024 - 18:30 WIB

Pelindo Tingkatkan Koordinasi agar Pelayanan Arus Balik Lebaran 2024 Berjalan Optimal

Selasa, 9 April 2024 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Senin, 8 April 2024 - 23:29 WIB

Pelindo Jamin Kepelabuhanan tetap Optimal selama Libur Lebaran 2024

Minggu, 7 April 2024 - 18:21 WIB

Jelang PON 2024, KONI Jatim Maksimalkan Cabor Bela Diri

Sabtu, 6 April 2024 - 15:41 WIB

Menhub Lepas Keberangkatan Mudik Gratis Kapal Laut

Berita Terbaru

Kepala DLH Sumenep Arif Susanto (lensamadura.com/istimewa)

Berita

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 Apr 2024 - 21:37 WIB