Karantina Pertanian Sorong Berhasil Gagalkan Penyelundupan 224 Satwa Liar

Senin, 10 April 2023 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas tengah melakukan pemeriksaan di atas KM Ciremai dan mengamankan ratusan satwa liar dari aksi penyeludupan (lensamadura.com/istimewa)

Petugas tengah melakukan pemeriksaan di atas KM Ciremai dan mengamankan ratusan satwa liar dari aksi penyeludupan (lensamadura.com/istimewa)

SORONG, lensamadura.com – Karantina Pertanian Sorong dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat berhasil menggagalkan penyelundupan 244 ekor satwa liar dan langka di atas KM Ciremai tujuan Jakarta.

Kepala Kantor Karantina Pertanian Sorong I Wayan Kertanegara mengatakan, kecurigaan ini berawal dari informasi adanya penyelundupan satwa dari Intelijen Karantina Pertanian setempat.

“Informasi ini kami dapat dari intelijen Karantina Pertanian Sorong,” kata Wayan, Senin, 10 April 2023 melansir Antara.

Untuk menindaklanjuti informasi itu, petugas dari BBKSDA bersama dengan pejabat Karantina Pertanian Sorong yang sedang melakukan pengawasan saat itu, kemudian memeriksa barang yang dibawa oleh oknum tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan pelaku penyelundupan yang dicurigai.

“Ternyata benar ada 244 ekor satwa liar di atas KM Ciremai,” katanya, menyebutkan.

Dia menjelaskan, dari 244 satwa yang berhasil diamankan, ada satwa yang dilindungi yaitu sebanyak 108 ekor terdiri atas 42 ekor ular sanca hijau (morelia viridis), 50 ekor biawak hijau (varanus prasinus) dan 16 ekor biawak maluku (varanus indicus).

Baca Juga :  Temui Ketua DPD RI, PSHT Laporkan Perkembangan Kegiatan 1 Abad

Sementara satwa yang tidak dilindungi sebanyak 136 ekor, yaitu satu ekor ular sanca irian (apodora papuana), satu ekor ular sanca permata (morelia amethistina), 56 ekor ular boa pohon (candoia carinata), 17 ekor ular sanca bibir putih (leiopython albertisi), empat ekor biawak ekor biru (varanus doreanus), 56 ekor biawak pohon tutul biru (varanus macraei) dan satu ekor biawak bunga tanjung (varanus salvadori).

Baca Juga :  Kunker ke Kesultanan Sumenep, Ketua DPD RI Siap Perjuangkan Eksistensi Raja-Sultan di Nusantara

“Seluruh satwa yang tidak dilindungi masuk dalam Appendiks II CITES,” tambahnya.

Satwa tersebut telah diamankan BBKSDA Papua Barat untuk diidentifikasi lebih lanjut. Penangkapan ini merupakan berkat sinergi yang terjalin antara Karantina Pertanian Sorong dan BBKSDA Papua Barat.

“Dengan sinergi yang kuat diharapkan dapat melindungi satwa dan menjaga kelestarian ekosistem,” pungkas I Wayan. (ant/red)

Berita Terkait

Ketua KONI Jatim Lepas 1.848 Peserta Tour de Paderman
KONI Jatim Motivasi Para Atlet dan Pelatih Puslatda Jelang PON 2024
Pelindo dan Kejati Sulsel Teken MoU tentang Penanganan Masalah Hukum
Kompak, Gabungan Insan Pers-Inpersma Menolak RUU Penyiaran
Menristekdikti Batalkan Rencana Kenaikan UKT Tahun Ini
Pelindo Implementasikan Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan di Raja Ampat
5 Atlet Voli Putri Jatim Gabung Timnas di Kejuaraan AVC Challenge for Womens 2024
FOPI Fokus Tingkatkan Prestasi di Tingkat Dunia

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:07 WIB

Ketua KONI Jatim Lepas 1.848 Peserta Tour de Paderman

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:11 WIB

KONI Jatim Motivasi Para Atlet dan Pelatih Puslatda Jelang PON 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:06 WIB

Pelindo dan Kejati Sulsel Teken MoU tentang Penanganan Masalah Hukum

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:40 WIB

Kompak, Gabungan Insan Pers-Inpersma Menolak RUU Penyiaran

Senin, 27 Mei 2024 - 16:42 WIB

Menristekdikti Batalkan Rencana Kenaikan UKT Tahun Ini

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:22 WIB

Pelindo Implementasikan Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan di Raja Ampat

Selasa, 14 Mei 2024 - 21:09 WIB

5 Atlet Voli Putri Jatim Gabung Timnas di Kejuaraan AVC Challenge for Womens 2024

Senin, 13 Mei 2024 - 20:35 WIB

FOPI Fokus Tingkatkan Prestasi di Tingkat Dunia

Berita Terbaru