Puskesmas Legung Ajak Aktivis ALARM Bersinergi Untuk Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

Jumat, 6 Januari 2023 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, lensamadura.com – Pelayanan Puskesmas Legung, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep yang sempat dikeluhkan Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) diklarifikasi oleh pihak Puskesmas.

Menurut Kepala Puskesmas Legung Titik Nur Hayati, kejadian yang sebenarnya memang pasien atas nama Tr (inisial) mendapatkan pelayanan yang sedikit lama sesuai kebutuhan waktu cek lab dan antrinya pasien.

Menurutnya, reagen yang digunakan saat itu untuk pasien tidak seperti biasanya, artinya kala itu memang di Puskesmas Legung yang dibutuhkan Pasien habis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk reagen cair atau darah vena membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 30 menit, kami juga sudah menghubungi Puskesmas Batang-batang, ternyata sama tidak ada reagen,” Kata Kepala Puskesmas Legung Legung, Kamis 5 Januari 2022.

Baca Juga :  Lagi, Komunitas PSPS Pulau Sapudi Bagikan Migor Gratis, Ini Sasarannya

Terkait waktu tunggu pasien hampir satu jam, lanjut dia, waktu itu sampel darah yang ada di ruangan lab banyak dan menyesuaikan antrian pasien.

“Sehingga pasien harus memaklumi keterlambatan ini selain karena alat juga membludaknya permintaan cek darah waktu itu,” terang dia.

Sejauh ini pihaknya bersama seluruh dokter dan karyawan yang ada di Puskesmas Legung selalu memberikan pelayanan sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP). Mengutamakan pula kepentingan masyarakat umum tanpa memandang status sosial.

Lebih lanjut, Bu Iyat sapaan akrabnya menyampaikan, setiap warga atau pun pasien punya hak yang sama dalam pelayanan. Pihaknya sudah menjalankan amanah Bupati Sumenep agar terus meningkatkan pelayanan secara maksimal.

“Kami selalu diingatkan oleh Bapak Bupati Sumenep untuk senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal, sebagaimana Bismillah Melayani, dan itu sudah kami jalankan sesuai aturan yang berlaku. Tentu kita semua juga menyadari bahwa kegiatan atau pun program apa pun pasti akan ada kekurangannya. Karenanya, kami sudah siapkan kotak saran dan kritik atas pelayanan yang ada bagi masyarakat,” jelas dia.

Baca Juga :  GP Ansor Gayam Gelar Diskusi Bersama Wabup Sumenep Nyai Eva

Sejauh ini kata Titik Nur Hayati, pihaknya selalu bersinergi dengan pihak Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk terus melakukan penggalian informasi terhadap tingkat kepuasan layanan kesehatan masyarakat.

“Karenanya masukan serta keluhan dari Aktivis ALARM menjadi catatan penting untuk lebih baik serta diharapkan ke depan bisa bersinergi dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang tepat sasaran dan tepat guna,” terangnya.

Sementara, Andriyadi Aktivis ALARM menyayangkan juga pemberitaan yang seolah-olah menyudutkan organisasinya dengan bahasa ‘tuduhan sebagaimana diberitakan media limadetik.com tertanggal 2 Januari 2022.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Hosnan si Anak Petani, Caleg DPRD Sumenep Dapil 7

“Harusnya sebelum berita itu muncul, ada klarifikasi kebenaran persoalan yang dituduhkan dalam berita tersebut. Padahal apa yang menjadi keluhan ALARM betul-betul sesuai dengan kondisi di lapangan terkait pelayanan yang lamban,” ungkap Andriyadi.

Andri panggilan akrabnya menuturkan, keluhan ini sebagai upaya pemuda agar pelayanan Puskesmas Legung ke depan lebih baik lagi dengan tidak memandang status sosial atau pun kedekatan pasien dengan petugas puskesmas.

“Kami tidak tau persoalan teknis di puskesmas. Saya hanya menyampaikan fakta temuan di lapangan. Kalau pun puskesmas menyampaikan bahwa keterlambatan itu bagian dari kerja di lab yang menggunakan alat terbaru, itu kan persoalan teknis dan jelas bukan kewenangan saya,” pungkasnya. (Pur/Yan)

Berita Terkait

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa
Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan
Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara
Disdukcapil Sumenep Terapkan Program SP4N-LAPOR
Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting
Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan
Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo
Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 21:37 WIB

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 April 2024 - 14:29 WIB

Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan

Senin, 22 April 2024 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara

Minggu, 21 April 2024 - 21:00 WIB

Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting

Minggu, 21 April 2024 - 15:00 WIB

Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan

Sabtu, 20 April 2024 - 18:00 WIB

Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo

Sabtu, 20 April 2024 - 13:00 WIB

Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 20 April 2024 - 08:00 WIB

Arus Balik Gratis, Kepala UPP Kelas III Sapeken Mochamad Djumari: Ada Sejuta Cerita Lebaran di Kepulauan

Berita Terbaru

Kepala DLH Sumenep Arif Susanto (lensamadura.com/istimewa)

Berita

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 Apr 2024 - 21:37 WIB