Ada Ancaman Ideologi Transnasional, Mahasiswa Harus Hati-Hati

Rabu, 28 Desember 2022 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, lensamadura.com – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan (LPMK) gelar seminar nasional dengan mengusung tema “Ideologi Transnasional Versus Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah mahasiswa dari kepulauan Raas, Giliyang dan Sapeken serta mahasiswa Sumenep dari berbagai jurusan. Kegiatan berlangsung di Auditorium STIT Aqidah Usymuni Sumenep, Selasa, 27 Desember 2022.

Ketua LPMK Suryadi menyampaikan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mengantisipasi ideologi transnasional yang menjadi ancaman serius bagi kalangan generasi muda.

Menurut Sur, adanya kecenderungan pergeseran pola peradaban sosial budaya pada era digitalisasi saat ini yang menyebabkan milenial lebih leluasa mengakses informasi.

“Generasi milenial, khususnya mahasiswa, menjadi salah satu kalangan yang rentan, sehingga perlu memiliki pengetahuan yang baik untuk membentengi diri,” kata Suryadi dalam sambutannya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri Nasional 2022, Berikut Link Live nya

Sementara itu, Dr. Damanhuri sebagai pemateri menyampaikan, Indonesia terdiri dari banyak pulau yang tidak terhitung jumlahnya. Memiliki kekayaan budaya dan bahasa. Sehingga pancasila muncul menerima perbedaan.

Soal ideologi transnasional, Dr. Damanhuri memaparkan, bahwa ideologi transnasional yang menyebar di banyak negara akibat perbatasan ekonomi dan sosial antarnegara yang semakin kabur dan semakin berkembang pada era digitalisasi ini.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan: Lembaga Pendidikan Lahan Pengabdian

“Ancaman ideologi transnasional bagi mahasiswa dewasa ini memang sangat kuat. Kenyataannya, seiring pesatnya laju digitalisasi, banyak dipertontonkan hal-hal yang menyimpang dari rumusan pancasila,” kata dosen INSTIKA ini.

Akibatnya, kata dia, dapat mengikis dan melemahkan sikap atau rasa bela negara.

“Pada era digital ini mahasiswa lebih leluasa mengakses informasi, sehingga harus mampu memilih dan memilah,” jelasnya. (Pur)

Berita Terkait

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri
Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini
Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim
Di Hadapan Menhub, Kepala KSOP Kalianget Laporkan Mudik Jalur Laut Lancar tanpa Penumpukan Penumpang
Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim
PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029
Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep
Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 11:52 WIB

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selasa, 9 April 2024 - 21:48 WIB

Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini

Selasa, 9 April 2024 - 17:57 WIB

Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 22:52 WIB

Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 19:37 WIB

PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029

Minggu, 7 April 2024 - 18:00 WIB

Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 19:28 WIB

Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 13:34 WIB

Mudik Gratis Program Dirjen Hubla Tujuan Kalianget-Kangean Sumenep Disambut Antusias, Berikut Jadwal Arus Baliknya

Berita Terbaru