Tragedi Kanjuruhan, Wagub Jatim: Data Dinkes Malang 131 Suporter Meninggal

Minggu, 2 Oktober 2022 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, lensamadura.com – Dalam tragedi Kanjuruhan Malang, terdapat perbedaan jumlah data korban yang meninggal dunia. Data korban yang dikantongi BPPD Jatim berbeda dengan hasil data Dinkes Malang.

Sebelumnya, pihak BPPD sampaikan ada 174 korban jiwa, sedangkan untuk saat ini Dinkes Malang sebut hanya 131 korban jiwa. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Emil Dardak menjelaskan bahwa Data Dinkes lebih valid.

Baca Juga :  Cegah Korupsi, Fraksi KBN Minta Gubernur Fungsikan Inspektorat

Emil menjelaskan, data korban jiwa yang valid adalah milik Dinkes Kabupaten dan Kota Malang. Yakni 131 korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, ini (data Dinkes Malang) lebih valid untuk sementara waktu,” kata Emil, Minggu (2/10/2022).

Menurut Emil, alasan adanya perbedaan tersebut dikarenakan ada potensi data ganda.

“Tadi saya dikutip menyampaikan data BPBD, tapi setelah saya cek ada potensi data ganda atau double counting karena ada korban jiwa yang tidak teridentifikasi, maka bisa double entry dari sumber-sumber yang berbeda yang direkap BPBD,” tambah Emil.

Baca Juga :  Tutup Kuliah Kerja Nyata STIT Aqidah Usymuni, Wakil Bupati Sumenep Nyai Eva Santuni Anak Yatim

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jatim melalui Emil menyampaikan bahwa ada 174 korban jiwa. Data tersebut diperbarui pada pukul 10.30 WIB.

“Data BPPD Jatim pada jam 09.30 tadi masih 158, tapi pas jam 10.30 tadi jadi 174,” ungkap Emil.

Baca Juga :  Ketua DPD RI: Anugerah Gelar Pahlawan dari Jokowi Kebanggaan untuk Daerah

Lebih lanjut, Emil menyebutkan ada data terbaru yang disampaikan Dinkes Malang. Dengan rincian, 131 meninggal dunia, luka berat 31, dan luka ringan hingga sedang 253 orang.

Hingga saat ini, data akan terus diperbarui oleh RS, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang. (red/mr)

Berita Terkait

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024
Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya
Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers
Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol
Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan
Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis
IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028
Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:14 WIB

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:38 WIB

Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:01 WIB

Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:48 WIB

Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:12 WIB

Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:45 WIB

IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028

Senin, 20 Mei 2024 - 20:52 WIB

Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terbaru