Microsoft Office Dipensiunkan, Ini Dampaknya Kepada Pengguna

Teknologi144 Views

JAKARTA, lensamadura.com – Microsoft memutuskan untuk mempensiunkan Microsoft Office untuk kumpulan aplikasi produktivitasnya. Lalu, apa saja dampaknya kelada pengguna?

Microsoft tak lagi menggunakan nama Office dan mengubahnya menjadi Microsoft 365. Namun sebenarnya, kumpulan aplikasi yang ada di dalamnya tak berubah. Tetap Word, Excel, PowerPoint dan lain sebagainya.

Saat ini, Word, Excel, PowerPoint, dan lainnya masih bisa diakses lewat Office.com, namun nantinya akan dipindah ke Microsoft365.com, yang punya logo baru. Perubahan ini akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Nama Office juga tetap akan ada dan bisa dibeli dalam bentuk Office 2021 dan Office LTSC, yaitu dua kumpulan aplikasi Office yang masih bisa “dibeli putus”, alias bukan berlangganan.

Hanya saja, kedua kumpulan aplikasi tersebut hanya tersedia lewat penjualan volume licensing, dan masuk kategori legacy brand. Jadi, jika ada fitur baru yang tersedia untuk Microsoft 365, maka Office 2021 dan Office LTSC itu tak akan mendapat pembaruannya.

Microsoft 365 ini pertama dirilis pada 2017, saat itu namanya masih Office 365 yang merupakan produk dari kategori software as a services, yang mengkombinasikan Office, layanan Microsoft, dan sejumlah layanan produktivitas, dan bisa dipakai dengan membayar biaya berlangganan (bulanan, tahunan, dll).

Saat Office 365 dirilis, Office konvensional yang tersedia adalah Office 2013. Kemudian Office 365 ini namanya berubah menjadi Microsoft 365, dan semua hal yang sebelumnya menggunakan nama Office diubah menjadi Microsoft 365, dimulai dari Office yang berbasis web.

Jadi bisa dibilang pensiunnya Microsoft Office ini tak akan berdampak pada pengguna. Misalnya pengguna Office 365 hanya akan melihat perubahan nama menjadi Microsoft 365, bahkan tak ada perubahan biaya berlangganan — setidaknya sampai saat ini.

Sementara untuk pengguna Office 2021 dan sebelumnya, tetap bisa menggunakan kumpulan aplikasi tersebut meski mungkin tak lagi mendapat penambahan fitur baru, demikian dikutip detikINET dari Engadget, Jumat (14/9/2022). (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *