KONI Jatim Lakukan Verifikasi Venue PORPROV VIII 2023

Senin, 12 September 2022 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I Ali Afandi dan Wakil Ketua II  Irmantara Subagja saat meninjau GOR Delta Sidoarjo/Foto: Koni Jatim.

Wakil Ketua I Ali Afandi dan Wakil Ketua II Irmantara Subagja saat meninjau GOR Delta Sidoarjo/Foto: Koni Jatim.

SURABAYA, lensamadura.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Timur (Jatim), mulai melakukan peninjauan calon venue Porprov VIII/2023 di Sidoarjo, Kota dan Kabupaten Mojokerto, dan Jombang.

Tim verifikasi KONI Jatim melakukan peninjauan kepada empat daerah di Sidoarjo Raya (Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Jombang), untuk melihat kesiapan venue pertandingan masing-masing tuan rumah.

Untuk kunjungan pertama pada Rabu 7 September lalu, tim verifikasi KONI Jatim melakukan peninjauan venue Porprov VIII 2023 di Sidoarjo. Berdasarkan surat pengajuan, KONI Sidoarjo mengajukan diri untuk menggelar 32 cabang olahraga (cabor).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penijauan di Sidaorjo dipimpin tiga wakil ketua, yaitu Wakil Ketua I Ali Afandi, Wakil Ketua II Irmantara Subagio dan Wakil Ketua III Deddy Suhayadi. Masing-masing memimpin tim untuk melihat kondisi 32 venue yang diajukan Sidoarjo.

“Secara umum memang sarana dan prasarana olahraga di Sidoarjo cukup memadai untuk menggelar Porprov. Saya, Pak Ibag dan Pak Deddy, bagi tugas melihat 32 tempat tersebut. Dan kesimpulan awalnya, memang beberapa venue yang diajukan banyak yang memenuhi syarat. Tapi itu belum keputusan final, karena daerah lain juga mengajukan untuk cabor yang sama,” kata Ali Afandi dikutip dari situs remi KONI Jatim.

Baca Juga :  Baru Dikukuhkan, Relawan Anti Narkoba Polres Sumenep Langsung Sosialisasi

Ali Afandi juga menjelaskan, ada 11 cabor baik Jombang mau pun Sidoarjo mengajukan diri sebagai tempat penyelenggaraan. Ini tentunya, membuat tim verifikasi harus benar-benar memilih mana yang terbaik.

“Jadi untuk kunjungan di Sidoarjo kami melihat, mencatat, dan belum sampai merekomendasikan tempat itu. Karena kami harus membandingkan dengan yang diajukan daerah lain. Misalnya tenis, Sidoarjo mengajukan, Jombang juga mengajukan,” tambah Andi.

Setelah melakukan peninjauan di Sidoarjo, pada Kamis 8 September, tim verifikasi bergeser ke Kota dan Kabupaten Mojokerto. Kabupaten Mojokerto mengajukan 12 venue untuk 12 cabor, sementara Kota Mojokerto mengajukan 14 venue untuk 17 cabor. Dan juga Stadion Mojosari, yang diajukan Kabupaten Mojokerto untuk closing ceremony.

Baca Juga :  LaNyalla: Idul Adha Momentum Kebangkitan Masyarakat Muslim untuk Lebih Peduli

Pada hari ketiga peninjauan, tim verifikasi bergeser ke Jombang untuk melakukan verifikasi terhadap 13 venue yang diajukan. Ada lima tempat yang dinilai representatif untuk venue olahraga, salah satunya GOR Merdeka Jombang untuk venue pencak silat.

”Setelah kami lihat, beberapa tempat ada yang sangat representatif, dan kami rekomendasikan untuk dilakukan di Jombang,” tambah Deddy Suhayadi.

Salah satu tempat yang sudah dipastikan adalah GOR Merdeka Jombang, untuk venue olahraga pencak silat.

Kedua, adalah GOR Tambakberas Jombang, yang diajukan untuk cabor kempo dan taekwondo. Dedy menilai, GOR Tambakberas cukup baik untuk jadi salah satu venue. ”Nanti akan dipilih salah satu, taekwondo saja, atau kempo saja,” jelas Deddy.

Ketiga, adalah aula MAN 4 Jombang, untuk venue tenis meja. Keempat adalah tenis lapangan, yang diajukan yaitu lapangan tenis indoor, lapangan tenis Pendopo Kabupaten Jombang, dan lapangan tenis Kebon Rojo. Yang terakhir, adalah Aquatic STKIP PGRI Jombang untuk venue selam kolam.

Baca Juga :  Pemuda Raas Sebut Keberadaan HCML tidak Bermanfaat, Ini Alasannya

”Untuk yang lainnya, akan kita pertimbangkan dulu secara objektif, mulai dari fasilitasnya, kapasitasnya dan semua aspek lainnya. Karena ada beberapa daerah yang mengajukan sama,” ujar Deddy.

Ia mengatakan, jika kelima tempat tersebut memang belum ditetapkan secara resmi sebagai tempat Porprov. Hanya saja, dari hasil rembukan singkat bersama tim, kelima tempat tersebut dinilai layak dan direkomendasikan untuk jadi venue Porprov.

”Sudah hampir dipastikan lima tempat tersebut, tapi penetapan secara resminya masih belum,” kata Deddy.

Menurutnya, hasil kunjungan dari tim verifikasi ini akan dilaporkan kepada Ketua Umum KONI Jatim. Dan berikutnya masing-masing venue akan dibedah kelayakannya, dibahas bersama dan diputuskan untuk dipilih menjadi venue resmi Porprov VIII 2023. (ega/red)

Source: KoniJatim

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru