Hadiri Temu BEM Madura, Kepala DKPP Sumenep Sampaikan Ini

Minggu, 28 Agustus 2022 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, lensamadura.com – Pelaksanaan Temu BEM Madura yang digelar di Hotel De Baghraf, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dibuka dan dimulai, Minggu, 28 Agustus 2022.

Kegiatan yang mengangkat tema “Meramu Kebangkitan Mahasiswa Madura” itu akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Mulai 28-30 Agustus 2022.

Dalam pembukaannya, Koordinator BEM Sumenep Nur Hayat menyampaikan bahwa, Temu BEM Madura bertujuan untuk membangun solidaritas dan soliditas gerakan seluruh BEM yang ada di Madura. Baik Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Temu BEM Madura ini bagian dari silaturrahmi mahasiswa se-Madura dalam upaya membahas isu-isu lokal dan kerakyatan di daerah masing-masing,” kata Nur Hayat dalam sambutannya.

Baca Juga :  Tokoh Muda Pantura Dukung Provinsi Madura

Melalui Temu BEM Madura, kata Nur Hayat, dalam rangka menyongsong kebangkitan mahasiswa Madura, dan tidak ada tendensi apapun termasuk tendensi politik, namun murni sebagai bentuk silaturrahmi.

“Kami berharap hasilnya bisa direkomendasikan kepada pihak terkait,” tambahnya.

Sementara, dalam pertemuan yang dikemas dengan refleksi kemerdekaan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Arif Firmanto sebagai pemateri turut menyampaikan beberapa konsepsi tekait ketahan pangan di Sumenep.

Kepada peserta Temu BEM Madura ia berharap, seluruh mahasiswa se-Madura yang berada di jurusan pertanian agar mampu menjadi pemantik dalam mengembangkan diri menuju persaingan global.

“Sumenep adalah Kabupaten paling ujung timur Pulau Madura memiliki potensi besar di sektor pertanian dan memiliki kontribusi yang cukup besar bagi masyarakat, dengan topografi serta masih luasnya wilayah pedesaan, maka pertanian memiliki peran strategis bagi perekonomian di Sumenep,” kata Arif.

Baca Juga :  Dukung Layanan Angkutan Penyeberangan dI Jawa Timur, Ditjen Hubla Segera Tetapkan Alur Masuk Pelabuhan Jangkar

Menurut Arif, sektor pertanian adalah sektor yang paling strategis karena disaat banyak negara tumbang akibat berbagai krisis dunia, pertanian hadir sebagai solusi dan menjadi penyanggah utama ekonomi bangsa.

“Bertani adalah pekerjaan yang fitrah, maka tidak mengherankan bila mayoritas cita-cita orang yang bekerja dari rakyat biasa sampai presiden ketika pensiun nanti ingin bertani. Masalahnya adalah mengapa harus menunggu pensiun kalau bertani itu bisa anda lakukan sekarang juga, bahkan dilingkungan anda tinggal atau tempat bekerja,” paparnya.

Baca Juga :  Festival Jaran Serek Sumenep Bentuk Cinta Budaya Lokal

Saat ini, konsep bertani bahkan menjadi lifestyle baru di sejumlah negara maju adalah apa yang disebut agrihood yaitu kombinasi dari kata agriculture in neighborhood.

“Maksudnya adalah bertani dengan berbagai skala dari yang sifatnya hobi, lifestyle sampai komersial skill tetapi tidak perlu jauh-jauh dari tempat tinggal kita atau tempat kerja kita dan tidak perlu menunggu masa pensiun,” tambahnya.

Berbagai macam produk hasil pertanian, seperti pangan, hortikultura dan perkebunan. “Sektor pertanian menjadi salah satu sektor andalan bagi masyarakat serta sektor unggulan,” pungas Arif.

Untuk diketahui, pembukaan Temu BEM Madura dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Dandim, dan Kapolres Sumenep. (Pur)

Editor: Rifqi

Berita Terkait

Caleg DPR RI Dapil Madura Abu Hasan Wakafkan 1 Hektare Tanah untuk NU
14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik
Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep
Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan
Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep
Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran
Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:09 WIB

14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:52 WIB

Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:35 WIB

Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 26 Januari 2024 - 22:01 WIB

Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:22 WIB

Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:08 WIB

Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:57 WIB

Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:06 WIB

Terpilih sebagai Ketua PMII STITA Sumenep, Hulil Amsari Bertekad Rumuskan Kaderisasi Berbasis Literasi

Berita Terbaru