Warga Sumenep Keluhkan Kenaikan Harga Tiga Jenis BBM

Selasa, 12 Juli 2022 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, lensamadura.com – Warga Sumenep, Madura, keluhkan Kenaikan harga tiga jenis BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex yang naik per 10 Juli 2022.

Diketahui bersama, harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 16.200 per liter, Dexlite dari semula Rp 12.950 per liter naik menjadi Rp 15.000 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp 13.700 per liter jadi Rp 16.500.

PT Pertamina (Persero) memang melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 10 Juli 2022 untuk tiga jenis BBM yaitu Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

“Kalau aslinya berat ya, dan tentu agak menyulitkan,” kata salah satu pembelu BBM di SPBU Kolor Sumenep, Senin (11/7/2022) dikutip Tribun Jatim.

Tribun Jatim menyebut, warga Sumenep banyak yang tidak tahu soal naikknya harga BBM jenis pertamax yang juga berlaku di ujung timur Madura ini.

Baca Juga :  Puan Maharani Kunker Ke Sumenep, Ini Tujuannya

“Info ini kurang tahu sih,” kata salah satu warga.

Hal ini berdasarkan pengumuman Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minya Solar yang disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

“Iya benar, naik serentak bersamaan,” kata Rafiq, petugas SPBU Gedungan di Jl. Arya Wiraraja arah terminal baru Sumenep, Senin, 11 Juli 2022.

Baca Juga :  Ingatkan Pertamina Rokan: Jangan Berdalih Gross Split, Pilih Mitra Sesama BUMN

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pengawas SPBU Kolor Kota Sumenep Beni Eko, bahwa pihaknya juga mengaku menyediakan jenis BBM tersebut.

“Kami menyediakan jenis Pertamina Dex, tadi malam naik Rp 16.500. Awalnya dari Rp 13.700, jadi per liter itu naik Rp 2.700,” jelas Beni Eko.

Ia juga mengaku, para pembeli merasa kaget dengan kenaikan harga BBM tiga jenis tersebut.

“Awalnya ya kaget, mau gmna kalau itu sudah dari pemerintah,” pungkas Beni Eko. (*/red)

Source: Tribun Jatim

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru