by

Petugas DKPP Periksa Kambing di Pasar Pamolokan Sumenep

SUMENEP, lensamadura.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus berupaya memutus mata rantai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Petugas DKPP turun ke pasar hewan jenis kambing di Pamolokan, Kota Sumenep, Senin, 20 Juni 2022. Pemeriksaan Hewan tersebut dilakukan mulai pukul 07.00 wib hingga 11.10 WIB.

Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto menuturkan, pemeriksaan kambing yang dilakukan di pasar Pamolokan tersebut berjumlah 60 ekor melibatkan tiga dokter serta dua paramedik.

“Sosialisasi komunikasi dan edukasi tentang gejala serta upaya yang harus dilakukan peternak dan pedagang ditengah wabah PMK ini harus dipahami betul oleh peternak dan pedagang,” papar Arif Firmanto dalam keterangan tertulis kepada LensaMadura.Com.

Sehingga peternak tidak lagi panik ketika mendapati hewan miliknya sakit dan sebagainya.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter dan paramedik di pasar Pamolokan tersebut tidak ditemukan kambing bergejala PMK.

Terkait vaksinasi sementara ini diutamakan untuk sentra sapi perah.

DKPP menghimbau pedagang dan peternak hewan Untuk selalu menjaga kebersihan kandang, menghindari pemasukan ternak baru, membatasi lalulintas ternak dan hal lain yang membuat hewan miliknya sakit. (Pur/yan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.