Pemdes Sapeken Terbitkan Aturan Jam Pengoperasian Odong-Odong

Senin, 16 Mei 2022 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi/Foto Istimewa.

Kepala Desa Sapeken Joni Junaidi/Foto Istimewa.

SUMENEP, lensamadura.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep terbitkan surat edaran terkait perubahan jam akhir pengoperasian odong-odong angkutan umum tertanggal 26 Januari 2022 sudah mulai diberlakukan sejak awal Mei hingga kini, Minggu, 15 Mei 2022 dan seterusnya.

Surat edaran tersebut dikeluarkan pemerintah setempat dikarenakan waktu azan maghrib yang semakin maju. Dari sebelumnya 17.50 Wib menjadi 17.15 Wib. Untuk menjaga kenyamanan menjelang waktu maghrib tiba, pemerintah desa setempat mengimbau driver angkutan umum untuk menghentikan pengoperasiannya dari sebelumnya 17.00 Wib menjadi 16.30 Wib.

Baca Juga :  Bahaya! Mimbar Hukum Akan Digelar Akibat Polemik Kematian Bayi di Puskesmas Batang-batang

Kedes Sapeken Joni Junaidi menuturkan bahwa pihaknya mengeluarkan surat edaran tersebut atas desakan dari tokoh masyarakat, tokoh agama yang merasa terganggu dengan adanya odong-odong tersebut yang bekeliaran di waktu maghrib serta mengganggu aktivitas ibadah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita optimis akan tetap melaksanakan amanah para tokoh di Desa Sapeken apapun resikonya,” kata Joni Junaidi kepad media lensamadura.com.

Dijelaskan, kebijakan yang dilakukan Pemdes Sapeken adalah demi kenyamanan segenap masyarakat menjelang waktu maghrib tiba, mengingat banyaknya anak-anak penerus yang melaksanakan salat berjamaah sekaligus mengaji di beberapa surau yang ada di Sapeken.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, BPRS Bhakti Sumekar Buka Layanan Penukaran Uang Emisi Terbaru

Namun, dalam setiap kebijakan yang dilakukan pasti akan selalu ada pihak-pihak yang menolak dengan alasan yang terkadang tidak masuk akal.

“Begitu juga dengan edaran yang dikeluarkan Pemerintah Desa Sapeken tentang pembatasan jam operasional aktivitas odong-odong tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa ada sejumlah 5 orang supir odong-odong mendatangi Balai Desa Sapeken.

Baca Juga :  Bamsoet Terima Brevet Warga Kehormatan BIN

“Sekitar jam 8 malam untuk menemui Kepala Desa Sapeken,” ujar Sahrul Kepala Dusun Karang Kongo, Minggu (15/5).

Para supir odong-odong yang menolak pembatasan jam operasional odong-odong itu, kata Sahrul, ditemui oleh Pak Kades di pendopo Balai Desa Sapeken, Sabtu (14/5) malam.

“Kedatangan mereka disambut baik oleh Pak Kades, malah disapa ditanya bagaimana kabarnya. Tapi salah satunya yang bernama Wawan bernada keras dan bilang tidak mau tau terkait aturan desa,” jelasnya. (Pur/Yan)

Berita Terkait

Caleg DPR RI Dapil Madura Abu Hasan Wakafkan 1 Hektare Tanah untuk NU
14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik
Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep
Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan
Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep
Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran
Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:09 WIB

14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:52 WIB

Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:35 WIB

Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 26 Januari 2024 - 22:01 WIB

Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:22 WIB

Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:08 WIB

Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:57 WIB

Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:06 WIB

Terpilih sebagai Ketua PMII STITA Sumenep, Hulil Amsari Bertekad Rumuskan Kaderisasi Berbasis Literasi

Berita Terbaru