Gedung Sains dan Seni Tak Berfungsi, Aktivis ALARM Sorot Kinerja Kepala Disdik Sumenep

Kamis, 26 Mei 2022 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung sains di Jalan Payudan Timur, Kota Sumenep tampak tutup dan tidak ada aktivitas Selasa 24 Mei 2022. (Foto: Toifur Ali Wafa/LensaMadura.Com)

Gedung sains di Jalan Payudan Timur, Kota Sumenep tampak tutup dan tidak ada aktivitas Selasa 24 Mei 2022. (Foto: Toifur Ali Wafa/LensaMadura.Com)

SUMENEP, Lensamadura Aset gedung sains dan seni dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dinilai mubazir.

Penilaian tersebut disampaikan Syaiful Bahri aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Sumenep.

Menurut Syaiful Bahri, gedung yang terletak di Jalan Payudan Timur, Kota Sumenep itu karena ke gagalan Disdik Sumenep untuk memanfaatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis ALARM mengaku sudah investigasi ke lokasi gedung yang sejak berdiri hingga kini sudah delapan tahun itu.

“Gedung sains dan seni yang dibangun tahun 2014 dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp750 juta, pada tahun 2015 meminta tambahan dana kurang lebih Rp 40 juta, dan ditahun 2016 Disdik kembali mengajukan anggaran untuk perawatan sebesar Rp 60 juta ternyata kini tak berfungsi,” kata mantan aktivis PMII seraya merinci anggaran untuk gedung tersebut Kamis, 26 Mei 2022.

Baca Juga :  Bamsoet: Peran TNI Dibutuhkan Hadapi Resesi dan Pandemi Covid-19

Pihaknya menilai pembangunan Gedung tersebut hanya buang-buang anggaran, faktanya dari Tahun 2014 hingga kini tahun 2022 Gedung Sains dan Seni tersebut tidak difungsikan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Ditambahkan, wacana perbaikan Jembatan Rp 40 juta yang dianggarkan tahun 2016 melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan pembangunan Pagar yang diusulkan pada PAK 2017.

Baca Juga :  Bamsoet Ajak Santri Milineal Kuasai Teknologi Informasi

Perlu diketahui, tambah Ipung panggilan akrabnya, tujuan gedung sains dan seni murni untuk kemajuan pendidikan di kabupaten Sumenep.

“Sehingga sangat disayangkan ketidak mampuan Dinas Pendidikan tahun ini yang tidak bisa memanfaatkan dengan baik aset pembangunan Gedung dimasa Kadisdik sebelumnya itu.

“Disdik terkesan hanya pintar membangun tapi tidak pintar memanfaatkan. Jadi mubazir, masyarakat Sumenep harus juga menyesali. Disdik tidak punya ikhtiar dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sumenep,” jelasnya penuh kecewa.

Ditambahkan, pihaknya menilai kepemimpinan Dinas Pendidikan, dibawah Agus Dwi Saputra sebagai Kadis tidak sesuai dengan kapasitas dirinya sebagai kepala dinas.

Baca Juga :  Polres Sumenep Panggil Pelapor Terkait Dugaan Korupsi APBDes Gayam Selama Empat Tahun

“Terbukti dia sebagai kepala dinas salah satunya tidak mampu memfungsikan aset yang dibangun kepemimpinan sebelumnya. Termasuk saat awal menjabat dulu juga sering di demo mahasiswa,” terangnya.

Sehingga pihaknya, berharap Bupati Kabupaten Sumenep mengevaluasi kembali kepemimpinan Dinas Pendidikan hari ini.

Sementara itu, Hingga berita ini ditulis, kepala dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra saat dikonfirmasi lensamadura.com mulai Rabu-Kamis 26 Mei 2022 belum ada respon.

Padahal akun whatsAppnya Online dan dihubungi via telephone berdering. (Pur/Yan)

Berita Terkait

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa
Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan
Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara
Disdukcapil Sumenep Terapkan Program SP4N-LAPOR
Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting
Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan
Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo
Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 21:37 WIB

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 April 2024 - 14:29 WIB

Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan

Senin, 22 April 2024 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara

Minggu, 21 April 2024 - 21:00 WIB

Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting

Minggu, 21 April 2024 - 15:00 WIB

Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan

Sabtu, 20 April 2024 - 18:00 WIB

Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo

Sabtu, 20 April 2024 - 13:00 WIB

Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 20 April 2024 - 08:00 WIB

Arus Balik Gratis, Kepala UPP Kelas III Sapeken Mochamad Djumari: Ada Sejuta Cerita Lebaran di Kepulauan

Berita Terbaru

Kepala DLH Sumenep Arif Susanto (lensamadura.com/istimewa)

Berita

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 Apr 2024 - 21:37 WIB