Kasus Dugaan Pungli PTSL Desa Taman Sare Empat Bulan Ngendap di Kejari Sumenep

Senin, 25 April 2022 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep tampak megah di Jalan KH. Mansyur  Nomor 54 Kota Sumenep. (Foto: KoranMadura)

Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep tampak megah di Jalan KH. Mansyur Nomor 54 Kota Sumenep. (Foto: KoranMadura)

SUMENEP, Lensa Madura – Dugaan terjadinya pungutan liar (Pungli) terhadap program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Taman Sare Kecamatan Dungkek, Sumenep telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Desember 2021 silam.

Kasus yang dilaporkan oleh Herman Wahyudi aktivis lembaga bantuan hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (FORpKOT) Sumenep itu terus mendapat dukungan warga.

M (inisial) salah satu warga Desa Taman Sare mendukung Kejari Sumenep segera menindak lanjuti dugaan pungli PTSL terhadap warga pemohon yang mencapai Rp 150 ribu setiap tanah yang akan diterbitkan sertifikat itu.

Sebab, tambah dia, aktivis tak mungkin melaporkan jika tanpa bukti. Program PTSL itu setiap pemohon mestinya dipungut Rp 150 ribu.

“Sementara, di desa kami dipungut Rp 300 ribu untuk setiap pemohon sertifikat. Sangat jelas dugaan punglinya. Warga banyak yang memiliki buktinya kok,” tandas pemuda yang namanya minta ditulis inisial itu kepada media ini, Senin 25 April 2022.

M mendukung Kejari Sumenep selaku lembaga penerima laporan dari FORpKOT untuk segera menindak lanjuti.

Baca Juga :  Se-Kecamatan Gayam, Hanya Desa Pancor Terapkan Absensi digital, Kades Ungkap Tujuannya

“Caranya memanggil Kades dan perangkat Desa Taman Sare selaku salah satu pelaksana kegiatan program PTSL tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, informasi yang dia peroleh sejak kasus dugaan pungli itu dilaporkan, belum ada pemanggilan. Padahal sudah lebih empat bulan hingga saat ini.

Sementara, Kasi Intel Kejari Sumenep Novan Bernadi saat ditemui di kantor Kejari Sumenep, Senin 25 April 2022, belum bersedia diwawancarai secara rinci perkembangan pengusutan kasus dugaan pungli PTSL Desa Taman Sare. Novan hanya menjawab belum ada pemanggilan.

Baca Juga :  Saudi Tangguhkan Sementara Akses Masuk untuk Cegah Corona, Menag: Keselamatan Jemaah Umrah Hal Utama

“Kasus tersebut masih kami pelajari dan proses mendalami untuk beralih ke tahap selanjutnya,” tutupnya.

Sementara, seperti dilansir media online klikku.net Minggu 2 Januari 2022, Kades Taman Sare Samsul Arifin menegaskan tidak ada pungli dalam program PTSL di desanya itu.

“Setiap peserta dipungut biaya 150 ribu. Sementara 150 ribunya lagi titipan biaya pajak terhutang,” ujar Kades Samsul Arifin dikutip dari klikku.net.

Menurutnya, pajak terhutang di Desa Taman Sare tinggi. Akhirnya BPKAD Sumenep ngajak kerjasama desa terkait pajak terhutang itu. (Ipur/Yan)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru