Galian C Ilegal Marak di Sumenep, AMS Datangi Dinas ESDM Provinsi Jatim

Jumat, 1 April 2022 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Lensa Madura – Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) datangi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur untuk audiensi terkait maraknya pertambangan galian C ilegal di kabupaten sumenep, Kamis, 31 Maret 2022.

Kordinator AMS Kabupaten Sumenep Maksudi menuturkan, selama bertahun-tahun aktivitas tambang galian C di Kabupaten Sumenep dibiarkan oleh pemerintah, padahal semua tahu bahwa galian C di Sumenep beroperasi tanpa izin (ilegal) dan jelas-jelas merusak alam serta merugikan masyarakat sekitar.

“Jika ada protes dari masyarakat, pemerintah kabupaten sumenep sering tidak menggubris. Terkadang pemerintah hanya melakukan penutupan sementara, setelah itu galian C beroperasi kembali meski tetap ilegal dan merusak alam, “tandasnya.

Entah kenapa dan siapa, lanjut Maksudi, yang melindungi aktivitas galian C selama ini, yang jelas rakyat tidak pernah berhenti bersuara meski sering tidak didengar.

“Dampak bencana yang ditimbulkan oleh galian C Ilegal di Sumenep selama ini cukup serius dan merugikan rakyat. Hal tersebut diduga karena banyak galian C yang dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan alat berat,” tambahnya

Dijelaskan, pada awal tahun 2021 kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semenep Abd. Rahman Riadi menyebut galian C sebagai penyebab terjadinya banjir di Sumenep. Pada tahun yang sama, puncak bukit di desa Kasengan, Matanair yang berlokasi sangat dekat dengan aktivitas galian C ilegal mengalami longsor dan tanah ambles hingga beberapa pohon tumbang.

Baca Juga :  Lagi, Komunitas PSPS Pulau Sapudi Bagikan Migor Gratis, Ini Sasarannya

“Lebih 200 tambang yang ada di kabupaten Sumenep beroperasi secara ilegal dan ugal-ugalan, namun anehnya hal ini mendapat pembiaran dari pemerintah daerah maupun pusat,” tandas Maksudi.

Lebih lanjut, dia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penertiban (penutupan) terhadap semua tambang ilegal yang ada di Sumenep. Setelah penertiban selesai dilakukan, ia bersama AMS dari unsur mahasiswa dan masyarakat siap duduk bersama dengan pemerintah kabupaten Sumenep dan pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Untuk mendiskusikan keberlanjutan pembangunan kabupaten Sumenep yang ramah lingkungan dengan konsep zonasi dan pendampingan terhadap penambang yang berizin (legal),” kata aktivis PMII Sumenep itu.

Baca Juga :  Persaingan Makin Ketat, Gubernur Khofifah Dorong PKL Masuk ke Ekosistem Digital

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Ach. Lalili Maulidy menyampaikan bahwa terkait regulasi yang ada, pihaknya tidak tahu menahu karena itu kewenangan pusat.

“Kami bersama pemerintah ESDM Provinsi akan menindak lanjuti hasil tuntutan teman-teman Aliansi Mahasiswa Sumenep ke Pusat, ” tuturnya Ach.Laily Maulidy saat dihubungi melalui WhatsApp.

Adapun hasil kesepakatan audiensi tersebut sebagaimana yang disampaikan Kordinator AMS Maksudi, bahwa pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi akan merekomendasikan untuk mengeluarkan surat himbauan menertibkan semua galian C ilegal di kabupaten sumenep dalam waktu dekat. (Pur)

Berita Terkait

Caleg DPR RI Dapil Madura Abu Hasan Wakafkan 1 Hektare Tanah untuk NU
14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik
Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep
Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan
Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam
Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep
Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran
Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Januari 2024 - 23:09 WIB

14 Hari Menuju Pemilu, Lia Istifhama Sampaikan Politik Adem Menjelang Kontestasi Politik

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:52 WIB

Senam Go PKS Go Sambil Kampanyekan Capres-Cawapres AMIN Berlangsung Meriah di Sumenep

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:35 WIB

Ketua DPD RI Bangun Kesadaran Kritis Kader PMII tentang Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 26 Januari 2024 - 22:01 WIB

Buka Turnamen Catur Antar Pesantren se-Madura, Ketua DPD RI Ulas Sejarah Islam

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:22 WIB

Aktivis Akan Lapor ke Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Rokok Ilegal yang Berpusat di Ganding Sumenep

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:08 WIB

Relawan KAMI Gibran Blusukan di Sumenep Gerakkan Rakyat Untuk Prabowo-Gibran

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:57 WIB

Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, AWALS Sapudi Gelar Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 19 Januari 2024 - 21:06 WIB

Terpilih sebagai Ketua PMII STITA Sumenep, Hulil Amsari Bertekad Rumuskan Kaderisasi Berbasis Literasi

Berita Terbaru