Upland 2022, DKPP Sumenep Sukses Panen Bawang Merah Vatietas Rubaru

Rabu, 2 Maret 2022 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Arif Firmanto, S.TP.,M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian saat panen bawang merah di desa Basoka, Rubaru. (For/Lensamadura.com)

Dok. Arif Firmanto, S.TP.,M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian saat panen bawang merah di desa Basoka, Rubaru. (For/Lensamadura.com)

SUMENEP, Lensamadura.com — Panen bantuan bibit bawang merah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada Kelompok Tani (Poktan) di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep Jawa Timur ternyata membuahkan hasil. Batuan bibit mampu menghasilkan panen ratusan ton bawang.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, bantuan bibit bawang melalui Anggaran Kementerian Pertanian Tahun 2021 kepada Poktan sebanyak 33 ton dengan luas tanam 52 hektar.

Sementara hasil panen bawang merah dengan luas tanam 52 hektar yang sudah panen bawang seluas 43,76 hektar dengan menghasilkan bawang sebanyak 425 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bangga karena Kelompok Tani di Desa Basoka berhasil melaksanakan panen bawang merah di musim hujan seperti ini dengan hasil yang bagus,” terang Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di sela Panen Raya Bawang Merah Bersama Petani di Desa Basoka Kecamatan Rubaru, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga :  Temui Kapolda Jatim, Ketua DPD RI Apresiasi 6.000 Babinkamtibmas yang Tegakkan Prokes di Lapangan

Tanaman bibit bawang merah oleh kelompok tani tidak hanya hasil panennya saja yang berlimpah, namun setelah masa panen itu terkait dengan harga jual bawang cukup baik, sehingga meski musim panen harganya tetap stabil.

“Para petani menyampaikan harga jual di tingkat petani pasca panen terendah Rp12.000,- hingga Rp13.000,- dan tertinggi sampai dengan Rp22.000,- hingga Rp24.000,- perkilogram, jadi dengan harga itu patut bersyukur,” jelasnya.

Lanjut Fauzi menuturkan bahwa pemerintah daerah kabupaten Sumenep terus berupaya agar harga bawang merah tetap bagus terutama saat musim panen untuk meningkatkan perekonomian petani.

“Kami terus berusaha pada musim panen bawang merah mengantisipasi agar harganya tetap stabil atau tidak turun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Baca Juga :  Ansor Gayam Gelar Upacara HSN 2023, Kenang Resolusi Jihad hingga Doa untuk Palestina

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep saat ikut mendampingi bupati memaparkan, bahwa penjualan bawang merah hasil panen tidak hanya di Kabupaten Sumenep saja, namun juga dijual ke pasar di luar daerah.

“Hasil panen bawang merah ini banyak dijual ke Jawa seperti ke Surabaya dan Malang sehingga jangkauan penjualannya tidak hanya di Kabupaten Sumenep,” terang Arif Firmanto.

Menurutnya, hasil panen bawang merah hari ini adalah bibit bawang merah jenis varietas Rubaru atau lokal yang mempunyai kelebihan tahan penyakit meskipun para petani menanamnya saat musim penghujan (off seasons).

“Kami terus mengembangkan bibit bawang merah varietas Rubaru melalui bantuan dana dari pemerintah pusat, agar penanamannya bisa dilakukan di Kecamatan lainnya,” jelas Arif Firmanto.

Salah seorang petani, Holilah mengaku hasil panen bawang merah kali ini sangat memuaskan, mengingat selain kualitas baik harga juga tergolong tinggi, yang tidak lepas dari perhatian Pemerintah Daerah dalam pengembangan bawang merah varietas lokal.

Baca Juga :  Kades Banuaju Barat Pimpin Langsung Perbaikan Lampu PJU

“Alhamdulillah, harganya sangat bagus jadi petani tidak merugi. Semoga musim panen selanjutnya hasil panen dan harga jualnya tetap bagus seperti saat ini,” kata dia.

Hadir pada panen raya bawang merah di Desa Basoka Rubaru, Wakapolres Sumenep Kompol Palma Fitria Fahlevi, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, Kejari Sumenep Adi Tyogunawan dan Kepala BPS Sumenep.

Untuk diketahui, bantuan ini adalah anggaran dana pemerintah pusat tahun 2021 yang berasal dari program Upland. Bantuan ini untuk 52 hektar dengan jumlah bantuan 33 ton bibit yang dibagi kepada 26 kelompok tani di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. (Udi/Rif) 

Berita Terkait

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024
Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya
Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers
Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol
Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan
Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis
IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028
Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:14 WIB

PPP Sumenep Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup untuk Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Implementasi dan Sosialisasi SSK, Ini Tujuannya

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:38 WIB

Kapolres Pamekasan Dapat Penghargaan Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:01 WIB

Garda Pemuda NasDem Sumenep Geram atas Fitnah dan Tudingan tak Terbuka soal Dana Banpol

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:48 WIB

Jelang Pilkada 2024, Wakil Ketua DPD Hanura Jatim Mudhor Ali Resmi Daftar Bacawabup Bangkalan

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:12 WIB

Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep Sediakan Layanan Kesehatan bagi Lansia Penderita Osteoarthritis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:45 WIB

IPSI Sumenep Susun Program Kerja 2024-2028

Senin, 20 Mei 2024 - 20:52 WIB

Nyai Hj Romlah Rawatib kembali Pimpin Muslimat NU Sentol Laok Periode 2024-2029

Berita Terbaru