Puti Guntur Apresiasi Karya Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Pahlawan

Sabtu, 12 Maret 2022 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Lensa Madura – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno terlihat serius saat menganyam eceng gondok yang nantinya akan dijadikan sebagai kerajinan berupa tas. Sambil berbincang banyak hal tentang UKM bersama beberapa pelaku ekonomi kreatif di kota Pahlawan yang tergabung dalam Pejuang Entrepreneur Surabaya di Kebraon Indah Permai, Karangpilang Surabaya, Sabtu, 12 Maret 2022, pagi.

“Kayaknya kalau saya disuruh nganyam bisa satu tahun tidak selesai, Bu. Karena susah ternyata. Saya saja sampai berkeringat begini. Tapi ini luar biasa, satu karya seni yang harus dihargai,” ujar cucu Presiden pertama RI, Soekarno ini.

Politisi asal PDI Perjuangan ini mengaku sangat bahagia dan mengapresiasi semangat dari ibu-ibu pelaku UKM, pejuang entrepreneur yang tetap bersemangat untuk berkarya di masa pandemi seperti saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baginya, hal ini menjadi penting terutama dalam rangka pemberdayaan perempuan untuk bisa membangkitkan perekonomian keluarga. Maka dari itu, ia menegaskan, usaha dari pejuang entrepreneur ini harus terus didukung.

Baca Juga :  Latih Perangkatnya, Ini Pengarahan Afan Afandi Kades Lenteng Barat

“Saya sangat mendukung dan tentunya akan berusaha berkomunikasi dengan Pemerintah Kota agar mereka mendapatkan perhatian lebih untuk bisa menjual hasil kerajinan mereka. Saya berharap Kota Surabaya bisa maju lewat UMKMnya,” tandas Puti.

Para pelaku UKM disini, kata Puti, sangat kreatif dan inovatif dalam menghasilkan karya berupa kerajinan hingga kuliner. Bahkan, mereka juga sudah melek digital dalam proses penjualan hasil karyanya.

“Mereka sudah masuk ke marketplace, satu hal yang baik dan artinya memang ibu-ibu ini sudah melek digital, mau kreatif dan inovatif dalam memasarkan produknya ini. Dan ternyata banyak sekali peminatnya dari berbagai daerah,” kata Puti.

Ia pun optimis jika produk UKM ini bisa berkembang ke pasar internasional selama terus mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait berupa pendampingan, pelatihan, maupun berbaikan di dalam hasil produknya agar lebih bagus lagi.

Baca Juga :  Ajak Siswa Cinta Ulama, Lingkar Pelajar SMK Miftahul Ulum Gelar Haul Gus Dur ke-11

Dalam kesempatan tersebut, Puti pun menyuntikkan semangat kepada Pejuang Entrepreneur Surabaya agar tidak berputus asa dan tetap berjuang dengan semangat untuk terus berkreasi dan berinovasi.

“Khususnya ibu-ibu, jangan merasa peran ibu hanya ada di dapur saja karena sudah terbukti bahwa kaum perempuan ketika mereka bisa menunjukkan skill-nya, mereka setidaknya bisa membantu keluarga atau suami dalam menjalankan roda perekonomian,” tandasnya.

Puti pun memborong hasil karya 10 UKM yang mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari taplak meja ecoprint, tas dan outer ecoprint, sendal dan tempat sendok garpu dari eceng gondok, aksesoris manik-manik, sulam pita, hingga kopi jelly dan sari kedelai.

Ia pun menyempatkan diri untuk berfoto hingga memberikan testimoni bersama para pelaku ekonomi kreatif beserta karyanya sebagai ajang promosi di sosial media.

Baca Juga :  Jaminan Hilang dan Ada Dugaan Pungli di Internal BRI Pamekasan, Aktivis Anti Korupsi Bakal Lapor Polda Jatim

“Tas ini bahannya lurik dari kulit bisa untuk jalan-jalan untuk menaruh handphone dan lain sebagainya kalau saya lagi turun dapil atau ke daerah, ini enak untuk ditenteng, dan tidak harus dengan bermerk kan karena kita harus bangga akan buatan produk Indonesia,” ujarnya sambil menunjukkan tas lurik berwarna hitam dan merah, salah satu produk UKM di sana. Tas itu pun dikenakannya sampai meninggalkan lokasi acara.

Ketua Pejuang Entrepreneur Surabaya, Wiwit Manfa’ati mengaku senang atas kehadiran sekaligus kepedulian Puti Guntur terhadap UKM yang masih bertahan dan terus berjuang di tengah pandemi seperti ini.

“Dengan adanya Bu Puti rawuh ke sini kan paling tidak tau kalau masih ada UKM yang bangkit, siapa tau kalau membutuhkan sovenir untuk di pusat, kami bisa dilibatkan,” ujar pemilik Wiwit Collection ini. (*)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru