Program Guru Ngaji Mengecewakan, Loyalis Fauzi-Eva Minta Kabag Kesmas Dicopot

Rabu, 2 Maret 2022 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lensa Madura – Loyalis Fauzi-Eva turun jalan bagikan ribuan pamflet sisa janji politik Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Rabu 2 Maret 2022.

Aksi penyebaran selebaran atau pamflet janji politik Fauzi-Eva itu digelar di dua titik. Pertama di depan Masjid Jamik Sumenep, kedua depan Kantor Bupati Sumenep.

Aksi tersebut sebagai langkah kecewa terhadap program Bismillah Melayani, terutama terkait program kesejahteraan guru ngaji.

Koordinator aksi Khairul Umum menilai, bahwa Kesmas sebagai leading sektor program tersebut tidak pernah terjun langsung terhadap masyaikh yang mendukung program guru ngaji.

“Saya yakin Kesmas itu tidak pernah konsultasi langsung ke masyaikh, hanya saja menjalankan program seperti biasa aja,” ujar Umam saat wawancara dengan media.

Dia bersama pendukung lainnya datang ke Pemkab Sumenep hanya untuk memastikan dan menyampaikan pesan bahwa program unggulan Bupati dan Wakil Bupati itu harus berjalan dengan baik.

Baca Juga :  KWT Sumber Penang Sukses Panen Bawang Merah Varietas Rubaru

Sebab, yang ia ketahui saat ini, program tersebut benyak menuai konflik. Bahkan hanya beberapa guru ngaji yang tercover dalam program Fauzi-Eva tersebut.

“Yang terealisasi hanya insentif. Itupun menimbulkan banyak masalah baru, karena program tidak sesuai dengan keinginan Bupati dan Wakil Bupati,” tambahnya.

Lebih lanjut Umam menyampaikan, jika Kesmas tidak mampu menjalankan program unggulan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati berhak mencopot.

Baca Juga :  Camat Gayam Diduga Tiga Bulan Tak Nongol di Kantor, Aktivis PSPS: Mending Diganti Saja

“Kalau Kesmas tidak mampu menerjemahkan sesuai keinginan Bupati dan Wakil Bupati, Kesmas dicopot,” tukasnya.

Sementara, Haris Yudha Prawira, S.STP, perwakilan dari Kesmas mengatakan akan menyampaikan hal tersebut kepada Kesmas, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep selaku pemangku kebijakan.

“Saya akan sampaikan,” katanya saat serah terima ribuan Pamflet yang ditujukan kepada Kesmas, Bupati dan Wakil Bupati. (*)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru