Solusi Pemdes Dapenda Sumenep Atasi Banjir

Senin, 7 Februari 2022 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Lensa Madura – Sejumlah rumah warga Di Dusun Jabbau, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep kembali direndam banjir.

Hujan yang terjadi sejak Minggu, 06 Februari 2022 pagi membuat air tergenang ke sejumlah titik. Sehingga sejumlah rumah warga tergenang.

Sejumlah titik di dusun Jabbau dari arah timur sampai ke sebelah barat Masjid Al-Huda Jabbau tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa.

Hairul, warga Dusun Jabbau mengatakan bahwa yang paling parah air merendam rumah warga di sekitar masjid Al-Huda Dusun Jabbau.

“Di baratnya masjid Jabbau itu setinggi lutut orang dewasa. Bahkan kalau di tengah airnya bisa sampai dada orang dewasa, itu di rumah saya,” katanya.

Hairul menambahkan, daerah tersebut memang masuk daerah dataran rendah, sehingga air yang datang dari dataran tinggi kampung sebelah meliputi dusun Kalanglanggar, Dusun Kalerker dan sekitarnya.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Gelar Pasar Murah, Antisipasi Inflasi Pangan di Sumenep

“Namun, daerah tersebut memang langganan banjir setiap tahunnya. Bahkan tahun 2021 banjir yang terjadi di daerah tersebut cukup besar. Bahkan di tahun kemarin ada yang sampai mengungsi,” imbuhnya.

Sementara, Muhni Sekertaris Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang, Sumenep membenarkan adanya banjir yang melanda di permukiman warga dusun Jabbau tersebut.

Pihaknya bersama aparat Desa menunggu efektivitas penyerapan yang sudah dibangun oleh Pemerintah Desa(Pemdes) Dapenda 1 minggu kemarin.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal, Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto: Siap Lanjutkan Tongkat Estafet

“Jka tidak membuahkan hasil sampai besok pagi, pihaknya bersama aparat desa akan melakukan penyerapan menggunakan mesin konor, “jelas Muhni saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Upaya menggunakan mesin konor, kata dia, untuk diserap dan dibuang ke laut. Mesin konor ukuran 16 serta pipa sebanyak 131 jalur akan disiapkan besok.

“Kita tunggu dulu efektivitas penyerapan yang sudah kita bangun dulu,” pungkasnya. (Ipur)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru