oleh

Di Hadapan Para Ulama dan Tokoh Madura, LaNyalla Komitmen Perjuangkan Madura Jadi Provinsi

-Berita-24 views
Ketua DPD RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti saat menerima surat permohonan pembentukan Provinsi Madura dari Ahmad Zaini (pakai jas hitam) Ketua PNP3M di Aula Kadin Provinsi Jatim Surabaya, Senin 23 November 2020./Foto PNP3M ForLensaMadura. Com.

Surabaya, LensaMadura.Com-Perjuangan upaya  pembentukan Provinsi Madura terus mendapat dukungan banyak kalangan. 
Terbaru, dukungan datang dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti. Dukungan itu ditegaskan LaNyalla saat menemui silaturahim Ulama Madura dan tokoh Madura lainnya di Aula Kadin Provinsi Jatim di Surabaya Senin, 23 November 2020.
Para tokoh Madura bersama Ahmad Zaini Ketua Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (PNP3PM) menemui para senator asal Jatim dan luar Jatim itu, agar ikut memperjuangkan terbentuknya Provinsi Madura.
Ketua DPD RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti dihadapan para tokoh Madura itu menyatakan dukungannya.
“Sejak dulu kami bersama beberapa tokoh Madura telah menyatakan dukungan Madura jadi Provinsi. Termasuk dengan tokoh Madura  Ali Badri Zaini,”papar LaNyalla, dalam pernyataan yang ditayangkan kanal Youtube Radar Madura itu.
Upaya LaNyalla itu, agar Madura semakin maju. Mulai pembangunannya hingga ekonomi masyarakatnya.
Mantan Ketum Kadin Jatim ini bersama senator lainnya berjanji akan berupaya. Meski, kendala administrasi kini masih jadi kendala. Sebab, syarat jadi provinsi minimal terdiri 5 kabupaten atau kota. Madura masih 4 kabupaten.
“Kami sebagai wakil daerah, tentu harus memperjuangkan aspirasi daerah seperti ini,” tegas LaNyalla di akhir acara.
Sementara, dihubungi terpisah, salah satu ulama’ Madura KH. Syafi’ Rofi’i yang ikut dalam forum bersama para senator itu berharap Madura jadi provinsi dikawal para senator.
“Karena masih terkendala persyaratan, berharap DPD RI carikan terobosan. Misal dorong presiden terbitkan Perppu atau cara lainnya,” pungkas mantan Wakil Bupati Bangkalan ini. (Rr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed