Bertemu LaNyalla, Pengusaha Rokok Keluhkan Tingginya Kenaikan Cukai dan Peredaran Rokok Ilegal

Kamis, 5 November 2020 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MALANG-Penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di lingkungan industri menjadi perhatian serius Senator asal Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Selain untuk kepentingan kesehatan tenaga kerja, juga agar pabrik dapat terus beroperasi. 

Dalam rangkaian reses di Kota dan Kabupaten Malang, LaNyalla menyempatkan melihat secara langsung kondisi karyawan dan penerapan protokol Kesehatan dalam proses produksi PT Gandum, salah satu pabrik rokok di Kota Malang, Sabtu (24/10/2020). 

Direktur Utama PT Gandum Tusin Kaman berharap LaNyalla bisa membantu keberlangsungan industri rokok dalam negeri. Karena ada beberapa aturan pemerintah yang dinilai cukup memberatkan, di antaranya rencana kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) yang cukup tinggi di tahun 2021, yaitu sekitar 13 persen hingga 20 persen. 

Baca Juga :  Demi Suksesi Pilkada Sumenep 2020, PPK Batuputih Gelar Silaturrahim Ke Forpimcam

Rencana ini seiring dengan peningkatan target penerimaan CHT sebesar Rp 172,75 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Naik 4,7 persen dari target APBNP 2020 yang sebesar Rp 164,94 triliun

Seperti diketahui, bahwa selama ini CHT selalu mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Lima tahun ke belakang, pemerintah telah empat kali menaikkan tarif CHT. Terakhir tahun ini sebesar 23 persen dan menjadi yang tertinggi. Namun, data justru menunjukkan pertumbuhan penerimaan CHT melambat. Bahkan, pada 2016 justru terkontraksi 1 persen secara tahunan (yoy). 

Selain itu, Tusin juga mengaku, dengan tingginya cukai rokok yang ditetapkan, maka peredaran rokok ilegal menjadi semakin tinggi. Dan ini sangat menyulitkan bagi industri rokok legal. Pasar semakin tergencet akibat pertarungan harga di tingkat konsumen. 

Baca Juga :  Singgung Kedisiplinan ASN Saat Apel Bersama, Bupati Sumenep Mundurkan Jam Masuk Kantor

“Rokok ilegal sangat berpengaruh. Harus ada sistem yang baik untuk menertibkan. Dan harapan kami, kenaikan cukai ini tidak di atas 10 persen, ini sangat berisiko sekali. Karena faktornya bukan ini saja, di petani tembakau juga terkena imbas,” katanya.

Sementara itu, dari pantauan yang dilakukan di lokasi, perusahaan telah menerapkan aturan protokol kesehatan dengan ketat. Jam perja karyawan juga telah dibagi menjadi dua shift untuk karyawan Sigaret Kretek  Mesin (SKM) dan satu shift untuk karyawan Sigaret Kretek Tangan (SKT). Seluruh karyawan juga telah diberi asupan vitamin C.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Raas Audensi Ke Kantor Kecamatan Terkait Kelangkaan BBM

“Alhamdulillah pada tanggal 1 Oktober 2019 saya terpilih menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Dulu saya pernah berjanji bahwa saya akan kembali ke sini lagi ketika saya telah terpilih sebagai ketua DPD RI. Sekarang saya tunaikan janji saya. Mudah-mudahan semua akan menjadi berkah kita semua. Terima kasih atas pilihannya dan doanya selama ini,” ujar LaNyalla saat bertemu dengan karyawan PT Gandum didampingi oleh Ketua Kadin Kabupaten Malang Priyo Sudibyo.

Tusin Kaman juga mengatakan, selama pandemi produksi tetap berjalan lancar. Manajemen menjalankan physical distancing. “Semua karyawan kita cek suhu tubuhnya, dan sebelum bekerja harus mencuci tangan terlebih dahulu. Mereka juga  menggunakan face shield saat bekerja,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri
Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini
Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim
Di Hadapan Menhub, Kepala KSOP Kalianget Laporkan Mudik Jalur Laut Lancar tanpa Penumpukan Penumpang
Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim
PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029
Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep
Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 11:52 WIB

Kakek Warga Pagerungan Besar Sapeken Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selasa, 9 April 2024 - 21:48 WIB

Meriahkan Malam Idul Fitri, Kalebun Jangkong Undang musik Tong-tong ini

Selasa, 9 April 2024 - 17:57 WIB

Keluarga Besar UPP Telaga Biru Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan bersama Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 22:52 WIB

Media Peka Aksara bersama Bupati Sumenep Berikan Santunan untuk 30 Anak Yatim

Senin, 8 April 2024 - 19:37 WIB

PPP Siapkan Calon Bupati Sumenep 2024-2029

Minggu, 7 April 2024 - 18:00 WIB

Kemenhub melalui Dirjen Hubla Kerahkan Kapal Negara Bantu Pemudik Tujuan berbagai Pulau di Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 19:28 WIB

Crew Tak Roniro Bagikan Takjil Gratis di Area Pasar Legung Sumenep

Sabtu, 6 April 2024 - 13:34 WIB

Mudik Gratis Program Dirjen Hubla Tujuan Kalianget-Kangean Sumenep Disambut Antusias, Berikut Jadwal Arus Baliknya

Berita Terbaru