Bamsoet Ingatkan OJK dan Dorong NU serta Muhammadiyah Ambil Saham Bank Muamalat

Rabu, 29 Juli 2020 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong dua organisasi umat Islam terbesar Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, bisa mengambil alih kepemilikan saham Bank Muamalat. Sehingga kedaulatan bank syariah pertama di Indonesia tersebut bisa sepenuhnya di tangan ummat, di tangan anak bangsa. Sekaligus sebagai penyelamatan atas berbagai sengkarut yang terus menerus dialami Bank Muamalat.

“Bank Muamalat juga harus melakukan berbagai perbaikan. Melihat catatan kinerja di tahun 2019, Bank Muamalat hanya mengumpulkan laba bersih Rp 16 miliar, padahal di tahun 2018 bisa mencapai Rp 46 miliar. Rasio pembiayaan bermasalah atau NPF gross naik dari 3,87 persen menjadi 5,22 persen. Sedangkan NPF Nett naik dari 2,58 persen menjadi 4 persen. Sementara rasio kecukupan modal naik tipis dari 12,34 persen menjadi 12,4 persen,” ujar Bamsoet saat menerima Perkumpulan Pemegang Saham Indonesia Bank Muamalat (PPSI Bank Muamalat), di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (29/7/20).

Baca Juga :  Pemilu 2024 Golkar Usung Ketum Saudagar Madura Akhmad Ma’ruf Maulana Maju DPR RI Dapil Madura

Pengurus PPSI Bank Muamalat yang hadir antara lain Ketua Syaiful Amir, Dewan Pembina Suyatno, Bendahara Umum Andre Hartawan, dan Sekretaris Ahmad Sehu Ibrahim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Ketua DPR RI ini juga menyoroti Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II tahun 2019  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menilai fungsi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap tujuh perbankan, belum sesuai ketentuan. Salah satu bank tersebut adalah Bank Muamalat.

Baca Juga :  Realisasi APBD 2022 Untuk Guru Honorer di Kabupaten Sumenep Belum Dicairkan, Anggaran Rp 13M Hilang Jejak

“BPK menilai OJK tidak memberikan rekomendasi untuk melakukan koreksi atas nonperforming loan (NPL), cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), dan/atau kewajiban penyediaan modal minimum sesuai hasil pemeriksaan. Akibatnya, status pengawasan Bank Muamalat hingga 2019 dinilai tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya. Untuk itu, sekali lagi kami mengingatkan OJK agar menjalankan tugasnya secara sungguh-sungguh agar desakan evaluasi dan pembubaran lembaga tersebut tidak semakin kencang,” tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menilai sebagai langkah awal penyelamatan, PPSI Bank Muamalat yang mengakomodir 8 ribu lebih pemegang saham lokal minoritas, dalam RUPS yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2020 mendatang bisa mendorong Direksi Bank Muamalat melakukan audit investigatif dengan tujuan tertentu untuk mengetahui lebih jauh kondisi Bank Muamalat. Sekaligus meminta adanya Komisaris Independen berasal dari para pemegang saham minoritas.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Jatim Desak Pemprov Maksimalkan Kapal Penuhi Logistik Warga Pulau

“Untuk menindaklanjuti hasil ikhtisar BPK dan berbagai kemelut lainnya di Bank Muamalat, PPSI bisa beraudiensi dengan Komisi XI DPR RI yang merupakan mitra kerja BPK dan OJK. Sehingga Komisi XI, OJK dan BPK bisa lebih jauh mendalami kondisi Bank Muamalat. Kredibilitas Bank Muamalat di mata masyarakat masih sangat baik. Solvabitilas berupa aset yang dimiliki juga masih baik. Jika tak dikelola secara baik, ummat lah yang akan dirugikan,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa
Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan
Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara
Disdukcapil Sumenep Terapkan Program SP4N-LAPOR
Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting
Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan
Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo
Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 21:37 WIB

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 April 2024 - 14:29 WIB

Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan

Senin, 22 April 2024 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara

Minggu, 21 April 2024 - 21:00 WIB

Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting

Minggu, 21 April 2024 - 15:00 WIB

Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan

Sabtu, 20 April 2024 - 18:00 WIB

Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo

Sabtu, 20 April 2024 - 13:00 WIB

Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 20 April 2024 - 08:00 WIB

Arus Balik Gratis, Kepala UPP Kelas III Sapeken Mochamad Djumari: Ada Sejuta Cerita Lebaran di Kepulauan

Berita Terbaru

Kepala DLH Sumenep Arif Susanto (lensamadura.com/istimewa)

Berita

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 Apr 2024 - 21:37 WIB