Wisata Pantai Badur Ditutup, Mengapa?

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, LensaMadura.Com – Wisata pantai Badur yang beralamat di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep merupakan salah satu destinasi di Sumenep. Pantai tersebut menyuguhkan panorama alam yang natural, eksotis dan alami.

Wisatawan akan disambut lambaian daun cemara, angin segar berhembus membawa aroma laut. Hamparan pasir putih menerima setiap pengunjung yang berlarian-berkejaran seirama ombak berderai. Batu karang, gelombang laut menjadi titik temu untuk menyatukan setiap momen yang diabadikan dalam bentuk foto dan video.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Terbaik Pada Harkopnas Ke-75

Setiap kali menjelang lebaran ketupat, pengunjung mulai berdatangan dari setiap penjuru. Baik dari desa setempat, kota, dan dari luar kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, berbeda dengan lebaran ketupat tahun 2020 ini. Pasalnya, lebaran kali ini Pantai Badur ditutup oleh Pemerintah Desa Badur.

Menurut Herman Sekretaris Desa Badur, penutupan Pantai Badur dalam rangka untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau dikenal dengan Covid-19.

Baca Juga :  KONI Jatim Lakukan Verifikasi Venue PORPROV VIII 2023

“Penutupan ini hanya sementara. Dan ini merupakan bagian upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” terangnya, 30 Mei 2020.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saling gotong-royong, bekerjasama demi meminimalisir dampak pandemi tersebut.

“Pemerintah juga mengimbau untuk menjauhi tempat keramaian. Apalagi di pantai, kan memang berpotensi ramai. Apalagi di hari lebaran ketupat,” tambah Herman.

Pemdes Badur juga telah memasang banner di dua titik. Pertama, di pintu masuk pantai Badur, dan di bagian barat jalan ke utara menuju pantai.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Ketupat, Ini Harga Tiket Masuk ke Pantai Badur

“Banner berisi himbauan antisipasi penyebaran Covid-19 dan penutupan pantai Badur. Jadi untuk semua pengunjung, sementara dilarang rekreasi ke Pantai Badur. Demi kenyamanan kita bersama,” imbuhnya.

Menurutnya, penutupan itu akan berlaku sejak hari lebaran ketupat dan berlangsung selama Pandemi Covid-19.

“Kita lihat situasi Covid-19. Kita harus waspada dan jangan panik. Kalau situasi normal lagi, pantai Badur akan dibuka seperti biasa,” pungkas Eeng sapaan akrab Herman. (rif/red)

Berita Terkait

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka
Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai
Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya
Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025
Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna terkait Raperda RPJPD 2025-2045
Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024
Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:01 WIB

SDN Pancor II Gelar Tasyakuran Perpisahan, Ada Bazar sebagai Implementasi P5 Kurikulum Merdeka

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:19 WIB

Jaminan Hilang, BRI Pamekasan Akui Adanya Fraud Oknum Mantan Pegawai

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:45 WIB

Lima Komisioner KPU Sumenep Diisi Wajah Baru, Ini Daftar Namanya

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:36 WIB

Bappeda Sumenep Lakukan Sinkronisasi Dokumen RKPD dengan KEM-PPKF 2025

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:50 WIB

Warga Lebeng Barat, Pasongsongan Keluhkan Kondisi Proyek PATM

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

Final! KPU Sumenep Tetapkan 1.967 TPS di Pilkada Serentak 2024

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:26 WIB

Mantan Kadis PUSDA Sumenep Disebut Biang Kasus Dugaan Korupsi Proyek PATM

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:44 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Bakal Gandeng KH Imam Hasyim di Pilkada 2024?

Berita Terbaru