LIPK Desak Kades Kertasada Evaluasi Bumdesnya

Selasa, 19 Mei 2020 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, LensaMadura.Com – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Krisna di Desa Kertasada, Kec. Kalianget, Kab. Sumenep, Jawa Jawa Timur mendapat sorotan dari masyarakat.

Salah satunya datang dari Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep. Lembaga tersebut menilai bahwa terdapat sejumlah kejanggalan pengelolaan BUMDES Krisna.

Baca Juga :  Demi Suksesi Pilkada Sumenep 2020, PPK Batuputih Gelar Silaturrahim Ke Forpimcam

“BUMDES Krisna Kertasada tidak transparan dalam pengelolaan dana. Padahal BUMDES Krisna mengelola keuangan LBH sebesar Rp. 260 Juta,” ungkap Sayfiddin selaku Ketua LIPK Sumenep, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayfiddin menyebutkan bahwa dana yang cukup besar itu merupakan penyertaan modal yang diambil dari Dana Desa (DD). Pihaknya meminta Kepala Desa Kertasada untuk mengevaluasi keberadaan BUMSDES Krisna.

Baca Juga :  Ingatkan Komite Pemulihan Ekonomi untuk Belajar dari Dana Otsus Aceh

“Jika terdapat penyimpangan dalam pengelolaan dana itu, kami tak segan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum,” tambah Sayfiddin, aktivis yang getol menyuarakan kasus korupsi itu.

Baca Juga :  Kerjasama dengan BPBD Sumenep, BMKG Pasuruan Gelar SLG 2022

Ia menambahkan bahwa pengelolaan BUMDES Krisna harus jelas dan transparan. Harus dikelola secara baik dan profesional.

“Sehingga BUMDES Krisna bisa mandiri dan maju, serta bisa dirasakan oleh Desa Kertasada,” tutupnya. (rif)

Berita Terkait

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa
Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan
Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara
Disdukcapil Sumenep Terapkan Program SP4N-LAPOR
Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting
Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan
Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo
Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 21:37 WIB

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 April 2024 - 14:29 WIB

Anggota DPRD Sumenep H Zainal Arifin Angkat Bicara Mengenai Jalan Rusak di Montorna, Pasongsongan

Senin, 22 April 2024 - 21:00 WIB

Gelar Halal Bihalal, Pj Bupati Pamekasan Masrukin Ingatkan ASN Tujuan Awal Abdi Negara

Minggu, 21 April 2024 - 21:00 WIB

Ini Program Dinkes Sumenep untuk Mengatasi Persoalan Stunting

Minggu, 21 April 2024 - 15:00 WIB

Disdukcapil Sumenep Luncurkan Aplikasi SPONTAN, Permudah Layanan Kependudukan

Sabtu, 20 April 2024 - 18:00 WIB

Dirjen Hubla Gratiskan Ratusan Santri asal Pulau Sapudi Naik Kapal ke Situbondo

Sabtu, 20 April 2024 - 13:00 WIB

Rusak Parah sejak Lama, Jalan Utama Desa Montorna Pasongsongan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 20 April 2024 - 08:00 WIB

Arus Balik Gratis, Kepala UPP Kelas III Sapeken Mochamad Djumari: Ada Sejuta Cerita Lebaran di Kepulauan

Berita Terbaru

Kepala DLH Sumenep Arif Susanto (lensamadura.com/istimewa)

Berita

DLH Sumenep Bakal Sediakan Bank Sampah di Setiap Desa

Rabu, 24 Apr 2024 - 21:37 WIB